Berita

Militer Filipina/Net

Dunia

Gencatan Senjata Idul Fitri Di Marawi Diawasi Ketat Militer

MINGGU, 25 JUNI 2017 | 14:09 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Militer Filipina pada hari Minggu mulai mengamati gencatan senjata selama delapan jam dengan gerilyawan Islam di kota Marawi.


Penghentian serangan udara dan darat dilakukan untuk memungkinkan penduduk, yang kebanyakan dari mereka mengungsi akibat pertempuran selama sebulan, untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri 

Juru bicara militer Brigjen. Jenderal Restituto Padilla mengatakan jeda kemanusiaan dalam serangan militer mulai berlaku pada pukul 6 pagi di Mara Mara, namun akan segera dicabut jika gerilyawan melepaskan tembakan atau mengancam tentara dan warga sipil.

"Jika musuh mulai menembak, siapapun bisa menggunakan hak mereka untuk membela diri," kata Padilla dalam sebuah pernyataan seperti dimuat Associated Press.

Ini adalah jeda pertama yang direncanakan dalam serangan besar-besaran setelah satu bulan pertempuran jalanan setiap hari dan serangan udara militer yang menewaskan sedikitnya 280 gerilyawan, 69 tentara dan polisi, dan 26 warga sipil.

Pertempuran sengit telah mengubah petak-petak besar di kota masjid, sebuah benteng iman Islam di selatan negara Katolik Roma, menjadi zona perang yang membara.

Pertempuran sengit telah mengubah petak-petak besar di kota masjid, sebuah benteng iman Islam di selatan negara Katolik Roma, menjadi zona perang yang membara.

Sekitar 500 orang bersenjata bersekutu dengan kelompok Negara Islam, termasuk beberapa orang asing, menyerbu kota tepi danau berpenduduk 200.000 orang, bangunan yang diduduki, membakar sekolah dan mengangkat bendera hitam bergaya ISIS pada tanggal 23 Mei lalu. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

UPDATE

Lurah Cengkareng Barat Dilaporkan ke Polisi Buntut Putusan KIP

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36

Menteri Pigai Sebut Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25

Prabowo Diminta Segera Bentuk Satgas Penyelundupan BBL

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56

Segera Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35

Tata Kelola SDA Era Prabowo Disebut Berpihak ke Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10

Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan, Purwakarta Berubah Jadi Lautan Biru

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42

Lonjakan Gila Minyakita Rapor Merah Zulkifli Hasan

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12

PKS Ingin Cetak Pemimpin Berbasis Iman, Bukan Sekadar Kejar Kursi

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32

Dalam Lindungan Aktor Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59

BNI dan Kementerian PKP Sosialisasi Kresit Perumahan di Brebes

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34

Selengkapnya