Berita

Foto: Dispenad

Pertahanan

Ini Perintah KSAD Kepada Prajurit Yang Cuti Lebaran

KAMIS, 22 JUNI 2017 | 18:42 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letnan Jenderal TNI Hinsa Siburian melepas 1.790 Prajurit dan PNS beserta keluarganya dalam acara Mudik Bersama Keluarga Besar Mabesad di Lapangan Apel Mabesad, Jakarta, Kamis (22/6).

KSAD Jenderal TNI Mulyono, dalam amanat tertulis yang dibacakan oleh Wakasad, menyampaikan bahwa mudik Lebaran merupakan sebuah tradisi tahunan yang unik. Tradisi pulang ke kampung halaman, lanjutnya, mencerminkan betapa kuat ikatan kekeluargaan hidup di tengah-tengah rakyat.

KSAD yakin para unsur pimpinan secara berjenjang telah mengingatkan anggotanya masing-masing tentang hal-hal penting yang perlu diwaspadai selama pelaksanaan mudik lebaran. Ia juga percaya bahwa setiap individu telah memiliki perencanaan yang matang selama pelaksanaan mudik Lebaran.


KSAD juga meminta para prajuritnya menjadikan faktor keamanan sebagai yang prioritas untuk diperhatikan. Tidak perlu memaksakan diri untuk mudik apabila keadaan tidak memungkinkan, tetapi gunakan teknologi telekomunikasi untuk menjalin silaturahmi dengan keluarga.

"Sebagai Prajurit dan PNS yang taat azas, saya juga berharap agar kalian semua bisa memelihara disiplin dan citra TNI AD selama pelaksanaan cuti Lebaran," tegas KSAD dalam amanat yang dibacakan wakilnya itu, seperti diteruskan oleh Dinas Penerangan AD.

Dalam pelaksanaan Mudik Bersama tahun ini, Denma Mabesad telah menyiapkan transportasi darat berupa bus sebanyak 33 armada untuk mendukung pelaksanaan mudik Lebaran bagi Prajurit dan PNS beserta keluarganya.

Dari 33 armada bus yang disediakan, ada 1 armada bus jurusan Kuningan, 1 armada bus jurusan Tegal, 2 armada bus jurusan Purwokerto, 3 armada bus jurusan Semarang, 10 armada bus jurusan Yogyakarta, 3 armada bus jurusan Wonogiri, 4 armada bus jurusan Solo, 8 armada bus jurusan Surabaya dan 1 armada bus jurusan Lampung. [ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya