Berita

Dinding perbatasan Meksiko/BBC

Global

Trump: Dinding Perbatasan Meksiko Akan Dilengkapi Panel Surya

KAMIS, 22 JUNI 2017 | 13:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa tembok yang diusulkannya dibangun di sepanjang perbatasan dengan Meksiko dapat memiliki panel surya yang dipasang di tembok.

Dihadapan para pendukungnya di Iowa, ia mengatakan bahwa panel tersebut akan memberi energi murah dan membantu membayar dinding kontroversial tersebut.

"Kami memikirkan sesuatu yang unik, kita berbicara tentang perbatasan selatan, banyak sinar matahari, banyak panas. Kami sedang berpikir untuk membangun dinding sebagai dinding surya, sehingga menciptakan energi dan membayar untuk dirinya sendiri. Dan begitulah, Meksiko harus membayar lebih sedikit uang, dan itu bagus kan?" kata Trump.


"Dinding surya, panel, indah, maksud saya benar-benar memikirkannya, semakin tinggi jalannya semakin berharga. Imajinasi bagus bukan? Bagus? Gagasan saya," sambungnya seperti dimuat BBC.
 
Panel surya juga telah disertakan dalam desain untuk dinding yang diserahkan oleh perusahaan.

Lebih dari 200 perusahaan dilaporkan telah menanggapi undangan Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) untuk mengirimkan desain untuk dinding tersebut.

Di antara mereka ada satu dari Gleason Partners di Las Vegas yang mengusulkan dinding panel baja, semen dan surya.

Pada bulan April, media AS melaporkan bahwa Presiden Trump telah mengangkat gagasan tersebut dengan para pemimpin Kongres Partai Republik dalam sebuah pembicaraan di Gedung Putih.

Dua akademisi juga menyarankan gagasan dinding panel surya dalam sebuah artikel untuk Wall Street Journal pada bulan Maret.

Selama kampanyenya, Trump berjanji untuk membangun tembok di sepanjang perbatasan Meksiko untuk menghentikan imigrasi ilegal dan perdagangan narkoba. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya