Berita

Michel Temer/Net

Dunia

Penyidik Kantongi Bukti Presiden Brasil Terima Suap

RABU, 21 JUNI 2017 | 18:16 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Polisi federal Brasil telah mengatakan bahwa penyidik ​​telah menemukan bukti bahwa Presiden Michel Temer menerima suap untuk membantu bisnis.

Temuan itu menimbulkan ancaman baru bahwa pemimpin yang diperangi dapat ditangguhkan dari jabatannya saat menjalani pengadilan korupsi.

Temer telah diselidiki karena kesaksian tawar-menawar dari pengusaha kaya Joesley Batista dari perusahaan pengolah daging raksasa JBS yang menghubungkan presiden tersebut dan seorang ajudan suap atas dugaan pengesahan uang untuk mantan Ketua DPR yang dipenjara Eduardo Cunha.


Temer telah membantah melakukan kesalahan dan menegaskan bahwa dia tidak akan mengundurkan diri.

Dalam sebuah laporan yang diterbitkan pekan ini oleh pengadilan tinggi Brazil, penyidik ​​polisi federal mengatakan bahwa mereka memiliki cukup bukti bahwa uang suap dibayar untuk menjamin penyelidikan resmi Temer atas korupsi pasif. Dikatakan mantan asisten Temer Rodrigo Rocha Loures langsung menerima suap dari JBS atas nama presiden.

Sebuah video yang dirilis sebelumnya yang dibuat oleh para penyelidik menunjukkan Loures membawa sebuah koper berisi uang sekitar 150 ribu dolar AS yang diduga dikirim dari JBS ke presiden. Loures kemudian memberikan tas itu dan sebagian besar uangnya ke polisi federal Brasil.

Laporan polisi federal mencatat Temer menolak menjawab pertanyaan para penyidik ​​dalam kasus tersebut.

"Sebelum keheningan otoritas tertinggi bangsa dan mantan ajudannya yang spesial, bukti yang diperoleh dari informasi dalam penyelidikan ini tetap tidak berubah dan mengindikasikan, dengan semangat, kejahatan korupsi pasif," kata laporan tersebut seperti dimuat The Guardian. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya