Berita

Ilustrasi/Reuters

Dunia

Khawatir Terhadap Korut, Jepang Gelar Latihan Pertahanan Rudal

RABU, 21 JUNI 2017 | 17:40 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Jepang membuka latihan pertahanan rudal ke publik pada hari Rabu (21/6), sebuah langkah yang mengatakan akan meyakinkan negara bahwa pihaknya siap untuk melawan serangan rudal yang dilakukan oleh negara tetangga Korea Utara.

Baterai Patriot PAC-3 melaju ke pangkalan Asaka Self Defense Forces dekat Tokyo, memasang antena radar dan mengangkat peluncur rudalnya ke posisi menembak.
Itu adalah satu dari empat latihan yang diadakan di seluruh Jepang.

"Membuat (latihan) ini secara publik adalah cara untuk meyakinkan orang tentang keselamatan mereka dan membawa ketenangan pikiran," kata Akinori Hanada, seorang Mayor Angkatan Pertahanan Udara, kepada wartawan.

"Membuat (latihan) ini secara publik adalah cara untuk meyakinkan orang tentang keselamatan mereka dan membawa ketenangan pikiran," kata Akinori Hanada, seorang Mayor Angkatan Pertahanan Udara, kepada wartawan.

Baterai PAC-3 Jepang adalah jalur pertahanan terakhir melawan hulu ledak yang masuk. Dengan jarak tempuh sekitar 15 km (9 mil), mereka hanya mampu melindungi kota-kota besar dan instalasi pemerintah yang penting.

Kemajuan dalam program rudal balistik Korea Utara telah menimbulkan kekhawatiran di Tokyo bahwa baterai PAC-3 dan kapal perusak Aegis di Laut Jepang dapat terbebani.

Jepang telah memulai program senilai satu miliar dolar AS untuk meningkatkan PAC-3s untuk memperluas jangkauan dan akurasi mereka, namun yang pertama tidak akan siap sampai tahun 2020. Demikian seperti dimuat Reuters. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya