Berita

Indian Space Research Organization/RT

Dunia

Misi Orbit Mars Berbiaya Rendah India Selesaikan Waktu 1.000 Hari

SELASA, 20 JUNI 2017 | 19:40 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Misi Mars Orbiter (MOM) India, yang juga dikenal sebagai Mangalyaan, telah menyelesaikan 1.000 hari waktu Bumi di orbit sekitar Planet Merah, melebihi semua harapan misi dengan biaya rendah, yang pada awalnya dirancang untuk bertahan hanya enam bulan.

"MOM melengkapi 1.000 hari Bumi di orbitnya hari ini (19 Juni 2017), jauh melampaui umur misi yang dirancangnya selama enam bulan. 1.000 hari Bumi sesuai dengan 973.24 Mars Sols (Mars Solar day) dan MOM menyelesaikan 388 orbit, "kata Organisasi Riset Luar Angkasa India (ISRO) dalam sebuah pernyataan seperti dimuat Press TV.

Mars Orbiter Mission, sebuah proyek senilai $ 73 juta, diluncurkan dari Bumi pada tanggal 5 November 2013, di atas sebuah kapal peluncuran satelit Polar India. Setelah melakukan perjalanan ke Planet Merah dalam 10 bulan, satelit tersebut memasuki orbit Mars dan mulai melakukan serangkaian eksperimen ilmiah pada bulan September 2014 untuk mempelajari permukaan planet ini dan memindai suaranya untuk mengetahui potensi bukti kehidupan.


Sementara penyelidikan tak berawak pada awalnya ditetapkan untuk mengelilingi Mars sekitar 500 kilometer dari permukaannya selama enam bulan, MOM masih terus mengumpulkan data dan mengirimkannya kembali ke Bumi.

"Satelit ini dalam keadaan sehat dan terus bekerja seperti yang diharapkan. Analisis ilmiah data yang diterima dari pesawat ruang angkasa Mars Orbiter sedang berlangsung," kata ISRO.

Kamera Warna Mars dalam masa pakainya yang panjang telah menghasilkan lebih dari 715 gambar, sambung keterangan ISRO, menambahkan bahwa data dari tahun pertama orbiter tahun lalu, yang diluncurkan September lalu, tersedia untuk penggunaan umum.

Mangalyaan dilengkapi dengan lima alat ilmiah termasuk kamera pencitraan warna, spektrometer inframerah termal untuk mengukur komposisi kimia permukaan, dan instrumen untuk menilai atmosfer Mars, termasuk detektor metana.

Proyek India sejauh ini adalah misi termurah yang dikirim ke Mars. Dengan biaya $ 73 juta, proyek ini kira-kira sepersepuluh biaya $ 671 juta yang dibayar NASA untuk misi pengorbit Maven Mars-nya. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya