Berita

Politik

PILGUB JABAR

Dede Yusuf: Tunggu Saja Kejutannya Bulan September

SELASA, 20 JUNI 2017 | 19:07 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Nama mantan Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf, kembali masuk dalam bursa tokoh yang diprediksi berlaga di Pilkada Jawa Barat 2018.

Saat ditanya langsung kepada pria yang kini menjabat sebagai Ketua Komisi IX DPR RI itu, dia awalnya mengatakan bahwa hari pemilihan masih sangat jauh.

"Pilgub Jabar, ya kemarin melakukan silaturahmi dengan kader di Cirebon, dan dipaparkan calon internal Demokrat oleh Pak SBY (ketua umum). Di antaranya ada saya, Iwan Sulanjana, dan Herman Khaeron," jelas Dede Yusuf, di Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (20/6).


Namun Dede mengklaim saat ini belum terpikir untuk bertanding lagi di Pilkada Jabar.

"Belum saatnya. Jadi, diberi kesempatan untuk sosialisasi dan sebagainya. Sekarang ini diberi waktu untuk menggalang konsolidasi internal partai," jelas Dede, seperti diberitakan RMOL Jabar.

Dede juga pastikan tentang calon yang akan diusung Demokrat akan diputuskan Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat. Untuk saat ini, dirinya masih melakukan istikharah untuk mempertimbangkan kepantasan maju di Pilkada Jabar.

"Saya istikharah saja, apakah saya pantas dan layak maju Pilgub Jabar 2018," ujarnya.

Selain itu, ia memastikan bakal ada kejutan di saat ulang tahunnya pada bulan September mendatang.

"Tunggu saja kejutannya. Ya, jadi hadiah ultah saya, tunggu saja September," ucapnya. [ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya