Berita

Ridwan Mukti (berpeci)/RMOL Bengkulu

Hukum

Polda Bengkulu: KPK Amankan Uang Lebih Dari 1 Miliar

SELASA, 20 JUNI 2017 | 15:38 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Tim Satuan Tugas (Satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang suap proyek di wilayah Bengkulu, bernilai lebih dari Rp 1 miliar.

Uang besar itu hasil dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK atas Gubernur Bengkulu, Ridwan Mukti, dan istrinya, Lily Martiani Maddari, bersama dua Direktur Utama (Dirut) PT RPS dan PT SMS.

Direktur Reskrimsus Polda Bengkulu, Kombes Pol Herman, membenarkan Tim Satgas KPK mengamankan barang bukti uang tunai yang nilainya lebih dari Rp 1 miliar.


Selain mengamankan barang bukti tersebut, gubernur beserta istri dan dua pengusaha sekaligus kontraktor, serta dua orang staf ikut digelandang KPK untuk pemeriksaan lebih lanjut di kantor KPK, Jakarta.

"Uang lebih Rp 1 miliar," kata Kombes Pol Herman, dikutip RMOL Bengkulu.

Para terduga digelandang menuju bandar udara dengan pengawalan ketat anggota kepolisian bersenjata lengkap. Ridwan Mukti menggunakan baju berwarna putih dan Lily menggunakan baju batik bercorak bunga dengan kerudung berwarna hijau. Mereka berdua cuma menundukkan kepala.

Sedangkan dua terduga lain, Rico Dian Sari mengenakan baju kemeja garis-garis lengan pendek dan Jhoni Wijaya berbaju kemeja biru dongker. [ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya