Berita

Doha/Net

Dunia

Turki Dan Qatar Gelar Latihan Militer Gabungan

SENIN, 19 JUNI 2017 | 18:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Qatar menggelar latihan militer gabungan dengan tentara Turki pada awal pekan ini (Senin, 19/6).

Latihan gabungan ini dilakukan untuk menunjukkan aliansi kuat setelah dua minggu pengucilan dan isolasi ekonomi yang dilakukan oleh negara tetangga yang menuduh sekutu mendukung terorisme Amerika Serikat.

Laporan tersebut melaporkan bahwa pasukan Turki tambahan telah tiba di Qatar pada hari Minggu kemarin untuk ikut ambil bagian dalam latihan tersebut.


Latihan bersama itu dilakukan serang beberapa waktu setelah parlemen Turki meloloskan langkah pengerahan pasukan ke sebuah pangkalan militer di Qatar yang menampung sekitar 90 tentara Turki berdasarkan sebuah kesepakatan yang ditandatangani pada tahun 2014.

Turki mengatakan akan mengerahkan 3.000 tentara darat di markas tersebut, terutama untuk dijadikan tempat latihan bersama.

Turki telah mempertahankan hubungan baik dengan Qatar. Turki dan Qatar sama-sama memberikan dukungan untuk pemerintahan Ikhwanul Muslimin terpilih di Mesir yang digulingkan pada tahun 2013 oleh pemimpin militer Abdel Fattah al-Sisi, sekarang presiden Mesir

Turki juga adalah satu dari sedikit negara kuat di Timur Tengah yang mendukung Qatar setelah Arab Saudi, Mesir dan beberapa negara lainnya memutus hubungan diplomatik dan juga ekonomi dengan Qatar karena menuduh negara tersebut telah mendukung teroriseme. Qatar sendiri membantah semua tuduhan tersebut.

"Blokade telah berlangsung selama dua minggu dan negara-negara yang memblokade tidak menawarkan formula untuk menyelesaikan krisis tersebut," Sheikh Saif Bin Ahmed al-Thani, Direktur Kantor Komunikasi Pemerintah Qatar, mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Senin.

"Sangat disayangkan bahwa tetangga kita telah memilih untuk menginvestasikan waktu dan sumber daya mereka dalam sebuah kampanye propaganda tanpa dasar," sambungnya seperti dimuat Reuters. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

UPDATE

Lurah Cengkareng Barat Dilaporkan ke Polisi Buntut Putusan KIP

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36

Menteri Pigai Sebut Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25

Prabowo Diminta Segera Bentuk Satgas Penyelundupan BBL

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56

Segera Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35

Tata Kelola SDA Era Prabowo Disebut Berpihak ke Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10

Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan, Purwakarta Berubah Jadi Lautan Biru

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42

Lonjakan Gila Minyakita Rapor Merah Zulkifli Hasan

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12

PKS Ingin Cetak Pemimpin Berbasis Iman, Bukan Sekadar Kejar Kursi

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32

Dalam Lindungan Aktor Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59

BNI dan Kementerian PKP Sosialisasi Kresit Perumahan di Brebes

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34

Selengkapnya