Berita

Global

Warga Mesir Protes Rencana Penyerahan Dua Pulau Ke Saudi

JUMAT, 16 JUNI 2017 | 20:17 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Warga Mesir terus turun ke jalan menentang persetujuan parlemen baru-baru ini mengenai rencana kontroversial untuk mengalihkan kedaulatan dua pulau Laut Merah ke Arab Saudi.

Langkah polisi yang telah menangkap puluhan aktivis yang menyerukan demonstrasi massa tersebut tak juga menyurutkan upaya mereka untuk protes.

Seorang pengacara Mesir, Mohammed Abdel-Aziz dan Gamal Eid mengatakan bahwa polisi Mesir telah menggerebek rumah di ibu kota, Kairo, dan setidaknya 10 provinsi di seluruh negeri dan menangkap setidaknya 40 orang sebelum malam tiba pada hari Kamis kemarin (15/6).


Tahanan, yang sebagian besar terkait dengan partai demokrasi sekuler, telah ditangkap karena seruan pada media sosial untuk demonstrasi yang akan diadakan pada hari Jumat di Lapangan Tahrir Kairo melawan persetujuan parlemen pada hari Rabu untuk menangani pulau-pulau Laut Merah di Tiran dan Sanafir Ke Arab Saudi

Sedikitnya delapan orang, termasuk tiga wartawan, juga ditangkap dalam sebuah demonstrasi pada hari Selasa, dengan tuduhan mengganggu layanan publik dan keamanan dan melakukan demonstrasi tanpa izin.

"Pemerintah telah memilih lebih banyak penindasan daripada dialog," kata Eid.

"Penangkapan tersebut dimaksudkan untuk mengalihkan perhatian siapapun yang berniat memprotes besok dan menaburkan kebingungan di jajaran oposisi," tambahnya.

Kesepakatan tersebut dijalin dalam kunjungan ke Mesir oleh Raja Saudi Salman pada bulan April 2016. Sejauh ini, kesepakatan telah menjadi tantangan di pengadilan selama setahun terakhir. Bahkan menjadi sumber ketegangan antara Riyadh dan Kairo. Demikian seperti dimuat Press TV. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya