Berita

Pengamanan di sekitar lokasi kejadian/Reuters

Global

Pelaku Serangan Bom Di Dekat TK Punya Gangguan Neurologis

JUMAT, 16 JUNI 2017 | 19:27 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ledakan yang terjadi di dekat sebuah taman kanak-kanak di China kemarin (Kamis, 15/6) disebabkan oleh sebuah bom buatan.

Polisi menemukan bahwa bom tersebut dibuat oleh seorang pria yang memiliki gangguan kesehatan, yakni neurologis.

Ledakan tersebut telag menyebabkan delapan orang dan melukai 65 lainnya.


Pria berusia 22 tahun, yang bermarga Xu, termasuk di antara mereka yang tewas dalam ledakan di dekat pintu masuk taman kanak-kanak di Xuzhou, sebuah kota di provinsi pesisir Jiangsu.

Kantor berita resmi Xinhua mengatakan polisi mempertimbangkan tindakan tersebut sebagai tindak pidana.

Xu telah keluar dari sekolah yang tidak disebutkan namanya karena kondisi neurologisnya dan menyewa sebuah apartemen di dekat taman kanak-kanak tersebut.

"Bahan peledak buatan sendiri ditemukan di apartemennya, dan di dinding di banyak tempat ada tulisan tangan seperti membunuh, membunuh, menghancurkan dan menghentikan," kata keterangan pihak kepolisian setempat (Jumat, 16/6).

Dua orang tewas di lokasi ledakan dan enam lainnya meninggal akibat luka-luka di rumah sakit. Sementara itu, masih ada delapan korban luka yang berada dalam kondisi kritis. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya