Berita

Bendera separatis Catalunya/Reuters

Dunia

Imigran Jadi Salah Satu Elemen Penting Referendum Kemerdekaan Catalunya

JUMAT, 16 JUNI 2017 | 19:16 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Imigran merupakan salah satu elemen penting dalam kampanye Catalunya untuk referendum kemerdekaan pada 1 Oktober mendatang.

Dengan hampir tiga bulan sebelum referendum kemerdekaan, imigran naturalisasi mengambil peran penting dalam kampanye tersebut baik sebagai aktivis ataupun pendukung.

Catalunya sendiri memiliki salah satu persentase imigran tertinggi di Spanyol, di bawah 14 persen penduduknya lahir di luar negeri, dan suara mereka mungkin memperoleh suara penting untuk gerakan kemerdekaan wilayah otonom tersebut.


Menyadari hal itu, Wakil Gubernur Catalunya Oriol Junqueras mengatakan bahwa Catalunya ingin menjadi masyarakat yang sangat terbuka dan terpadu.

Para pelaku kampanye bahkan mendorong para migran tanpa hak untuk memilih agar meminta teman kerja dan teman dekat mereka untuk memilih kemerdekaan dan menganjurkan kewarganegaraan Catalan untuk semua migran yang tinggal di wilayah tersebut jika meninggalkan Spanyol.

"Semua orang yang terdaftar secara resmi saat tinggal di Catalunya akan memiliki hak atas kewarganegaraan Catalan sejak hari pertama kemerdekaan," kata Ana Surra, anggota parlemen Uruguay untuk partai pro-kemerdekaan Catalan ERC seperti dimuat Reuters.

Sementara itu Spanyol menilai bahwa referendum yang akan digelar tersebut ilegal dan tidak boleh dilakukan.

Dalam referendum awal Oktober mendatang, orang-orang non-Spanyol tidak akan dapat memberikan suara karena catalunya ingin mematuhi peraturan nasional tentang pemungutan suara untuk memberi lebih banyak legitimasi suara. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya