Berita

Mike Pence/Reuters

Dunia

Wapres AS Sewa Pengacara Handal Ini Untuk Penyelidikan Terkait Rusia

JUMAT, 16 JUNI 2017 | 14:27 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence menyewa seorang pengacara yang dikenal karena membela pejabat pemerintah dalam penyelidikan profil tinggi untuk membantunya dalam penyelidikian soal apakah ada hubungan antara kampanye pemilihan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan Rusia.

Menurut keterangan juru bicaranya, Pence mempekerjakan Richard Cullen, ketua firma hukum McGuireWoods, untuk membantunya menanggapi pertanyaan dari pengacara khusus Robert Mueller.

"Wakil presiden difokuskan sepenuhnya pada tugasnya dan mempromosikan agenda presiden dan berharap dapat segera menyelesaikan masalah ini," juru bicara Pence, Jarrod Agen, mengatakan dalam sebuah pernyataan seperti dimuat Reuters.


Pence jarang membahas masalah Rusia, yang telah membayangi upaya Trump untuk merombak sistem perawatan kesehatan, memotong pajak dan meningkatkan pekerjaan.

Pengacara yang diangkat Pence, yakni Cullen adalah mantan jaksa federal yang memiliki hubungan panjang dengan mantan Direktur FBI James Comey, yang dipecat oleh Trump pada tanggal 9 Mei.

Ia pernah mewakili mantan Presiden FIFA Sepp Blatter dalam penyelidikan korupsi ke badan sepak bola dunia. Dalam kasus tersebut, jaksa AS tidak menuduh Blatter melakukan kesalahan.

Cullen juga tercatat pernah mendukung saingan utama Trump Jeb Bush dalam perebutan nominasi presiden dari Partai Republik. Ia juga pernah mewakili Tom DeLay, seorang pemimpin Partai Republik Texas dan mantan pemimpin mayoritas Dewan Perwakilan Rakyat AS, dalam penyelidikan terhadap pelobi Washington yang korup, Jack Abramoff.

Menurut keterangan dari kantornya, Pence telah mempertimbangkan untuk menyewa penasihatnya sendiri selama beberapa minggu, dan membuat keputusannya awal pekan ini setelah mewawancarai beberapa kandidat.

Badan intelijen AS telah menyimpulkan bahwa Moskow mencampuri kampanye presiden tahun lalu untuk mencoba memilah suara dalam mendukung Trump.

Trump, yang menyewa pengacaranya sendiri bulan lalu untuk diperiksa oleh penasihat khusus dan komite kongres, mengecam pada hari Kamis setelah sebuah laporan bahwa dia diselidiki karena menghalangi proses keadilan. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya