Berita

Markus Nari/Net

Hukum

KPK Telusuri Peran Markus Nari Dalam Pencabutan BAP Miryam

JUMAT, 16 JUNI 2017 | 01:22 WIB | LAPORAN:

. Penyidik KPK telusuri keterlibatan Markus Nari dalam pencabutan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang dilakuan tersangka pemberi keterangan palsu sidang e-KTP, Miryam S Haryani.

Markus Nari, anggota DPR Fraksi Golkar itu menjalani pemeriksaan pertama sebagai tersangka atas perbuatnnya yang diduga mempengaruhi Miryam agar tidak berkata jujur saat menjadi saksi dipersidangan korupsi e-KTP dengan terdakwa Irman dan Sugiharto.

"Untuk pemeriksaan pertama kita mendalami sejauh mana kaitan tersangka MN (Markus Nari) dengan peristiwa pencabutan BAP oleh saksi Miryam S Haryani di pengadilan TPK dalam kasus e-KTP," kata Jurubicara KPK, Febri Diansyah ditemui di kantornya, Jakarta, Kamis (15/6).


Selain menekan Miryam, Markus juga diduga mempengaruhi Irman dan Sugiharto saat persidangan e-KTP. Markus diduga meminta agar namanya tidak sebut dalam persidangan sebagai salah satu pihak penerima aliran dana proyek e-KTP.

Nama Markus Nari ada dalam dakwaan Irman dan Sugiharto sebagai salah satu pihak yang menerima uang proyek sebesar Rp 4 miliar. Namun hal itu dibantah Markus.

"Penting bagi KPK melihat faktor apa saja yg membuat Miryam S Haryani saat itu mencabut dan mengubah keterangannya, padahal keterangan tersebut cukup banyak menjelaskan tentang indikasi aliran dana pada sejumlah pihak termasuk sejumlah anggota DPR RI dalam kasus e-KTP ini," terang Febri.

Saat bersaksi di sidang e-KTP pada Kamis, 23 Maret 2017 lalu, mantan anggota Komisi II DPR Miryam mencabut seluruh keterangan BAP-nya. Politikus partai Hanura itu mengaku bahwa seluruh keterangannya tidak benar karena saat pemeriksaan ia dalam keadaan ditekan.

KPK menetapkan Markus Nari sebagai tersangka sejak Jumat, 2 Juni 2017 lalu. KPK juga sudah menggeledah kediaman pribadi Markus di daerah Pancoran, Jakarta Selatan dan di rumah dinas di Komplek Perumahan Anggota DPR di Kalibata, Jakarta Selatan.

Dari dua lokasi tersebut, penyidik menemukan salinan berkas BAP atas nama Markus Nari dan ponsel serta USB.

"Kita sudah menetapkan MN sebagai tersangka, sebagai pihak yang diduga mempengaruhi atau menghalang-halangi proses persidangan kasus e-KTP, dan terkait juga kasus penyidikan dengan tersangka MSH. Ke depan tentu kita terus mendalami ini," pungkas Febri. [rus]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

KPK Panggil 13 Saksi Kasus Mantan Wamen Imipas Silmy Karim

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22

Gugatan PT KSS, Ahli Nilai Keputusan Kemenhub Timbulkan Konsekuensi Hukum

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:21

Mengenal Taufik Hidayat, Lelaki Paling Kejam Abad Ini

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:12

Laporan HAM PBB Sebut Israel Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01

Jakarta 499 Tahun: Birokrasi Modern Belum Cukup Tanpa Perspektif HAM.

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00

BKKBN: 8,1 Juta Keluarga di Indonesia Berisiko Stunting

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:41

Kisah Mantri Perempuan BRI Tempuh Pegunungan Toraja untuk Layani Nasabah di Wilayah 3T

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29

Konbes–Munas NU Ploso Diwarnai Aksi Intimidasi dan Motif Kepentingan Pribadi

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:28

Prabowo Dianugerahi Lencana Emas Adi Bakti Tani-Nelayan Maha Utama

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:24

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Bupati Muara Enim Edison

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:18

Selengkapnya