Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

NSA Tuduh Wannacry Terkait Dengan Korut

KAMIS, 15 JUNI 2017 | 19:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Badan Keamanan Nasional AS (NSA) menuduh Korea Utara terkait dengan penyebaran virus Wannacry worm yang menginfeksi situs organisasi di 150 negara di bulan Mei lalu.

Dilaporkan surat kabar tersebut, dalam sebuah laporan, NSA mengklaim bahwa worm tersebut diciptakan oleh kelompok hacker yang disponsori oleh badan mata-mata Korea Utara.

Penilaian tersebut diliput dengan kesimpulan yang ditarik oleh Symantec yang mengatakan bahwa pihaknya disatukan oleh kelompok hacker Lazarus yang bekerja atas nama rezim tersebut.


The Washington Post mengatakan bahwa bukti yang dikumpulkan dalam laporan tersebut "tidak meyakinkan" namun sangat menyarankan keterlibatan Korea Utara.

Namun keterlibatan Korea Utara telah diperdebatkan oleh perusahaan keamanan lainnya.

Pada akhir Mei, perusahaan intelijen Flashpoint mengatakan bahwa analisisnya menyarankan bahwa hacker yang fasih berbahasa China bertanggung jawab.

Sebagai tambahan, James Scott, seorang senior di Institute for Critical Infrastructure Technology, telah meragukan hubungan antara Lazarus dan Pyongyang.

"Upaya untuk mengikat keduanya bersama-sama prematur dan tidak meyakinkan," sebutnya seperti dimuat BBC. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya