Berita

Dunia

Adik Kandung Klaim PM Singapura Abaikan Amanah Lee Kuan Yew

KAMIS, 15 JUNI 2017 | 17:25 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Dua adik kandung Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong menuduhnya telah menyalahgunakan posisinya.

Kedua adik Lee itu adalah Lee Wei Ling dan Lee Hsien Yang. Dalam sebuah pernyataan yang dipublikasikan di akun Facebook mereka pekan ini, keduanya mengatakan bahwa mereka merasa terancam kakak laki-laki mereka karena penyalahgunaan posisi dan pengaruhnya terhadap pemerintah Singapura dan agensinya untuk mendorong agenda pribadinya.

Dikabarkan Business Standard, keduanya menambahkan bahwa mereka takut penggunaan badan-badan negara.


Bukan hanya itu, keduanya juga menuduh kakak ipat mereka, yang merupakan istri Lee, yakni Ho Ching, mencampuri urusan pemerintahan, mempromosikan karir politik anak mereka Li Hongyi.

Kedua adik Lee mengaku prihatin atas kekurangan tindakan di negara tersebut untuk mencegah penyalahgunaan kekuasaan.

Dalam surat sepanjang enam halaman tersebut, keduanya juga mengkritik penolakan Perdana Menteri karena dinilai telah mengabaikan kehendak dan amanah ayah mereka Lee Kuan Yew, pendiri Singapura modern yang meninggal pada tahun 2015, berkenaan dengan tempat tinggal pribadinya.

"Nilai Lee Kuan Yew terkikis oleh anaknya sendiri. Ayah kami menempatkan negara dan bangsanya terlebih dulu, bukan agenda pribadinya atau pribadi," sambung pernyataan tersebut.

"Kami merasa sangat tidak nyaman dan diawasi ketat di negara kami sendiri Kami tidak mempercayai Hsien Loong sebagai saudara atau pemimpin Kami telah kehilangan kepercayaan pada dirinya," sambungnya. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya