Berita

Pansus KPK/net

Hukum

Belum Tentukan Sikap, KPK Tunggu Surat Resmi Pansus Hak Angket DPR

KAMIS, 15 JUNI 2017 | 15:23 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menunggu surat resmi panitia khusus (pansus) hak angket DPR sebelum menentukan siap terkait hak angket.

"Kita tentukan kalau sudah mendapatkan surat dari sana (DPR). Kami belum dapatkan surat resmi dari DPR sampai hari ini," kata Wakil Ketua KPK, Laode M Syarief di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Kamis (15/6).

Menurut Laode pihaknya harus mendapatkan surat dari lembaga secara resmi, bukan hanya secara lisan. Namun Laode tegaskan bahwa seluruh pimpinan KPK telah satu suara dalam menentukan sikap hak angket. Secara umum, KPK telah mempertimbangkan seluruh pendapat dari para pakar hukum tata negara.


"Sudah. Hasilnya adalah bahwa semua yang dianggap dan ditemukan oleh pakar itu sesuai dengan pemikiran kami di KPK. Kami setuju. Kajian dari pakar sudah lengkap. Dan KPK setuju dengan kajian itu," tambah Laode.

Kemarin Rabu (14/6) Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi Negara (APHTN HAN) dan Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Universitas Andalas memberi dukungan kepada KPK agar tidak memenuhi hak angket DPR karena dinilai cacat hukum.

APHTN HAN dan Pusako juga memberikan petisi sebagai bentuk dukungan kepada KPK. Petisi tersebut ditandatangi oleh 132 pakar hukum tata negara seluruh Indonesia.

"Untuk sementara, kami melakukan yang diusulkan oleh perhimpunan APHTN HAN dan Pusako karena itu hampir ditandatangani oleh ahli pakar se-Indonesia," demikian Laode.[san]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

KPK Panggil 13 Saksi Kasus Mantan Wamen Imipas Silmy Karim

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22

Gugatan PT KSS, Ahli Nilai Keputusan Kemenhub Timbulkan Konsekuensi Hukum

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:21

Mengenal Taufik Hidayat, Lelaki Paling Kejam Abad Ini

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:12

Laporan HAM PBB Sebut Israel Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01

Jakarta 499 Tahun: Birokrasi Modern Belum Cukup Tanpa Perspektif HAM.

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00

BKKBN: 8,1 Juta Keluarga di Indonesia Berisiko Stunting

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:41

Kisah Mantri Perempuan BRI Tempuh Pegunungan Toraja untuk Layani Nasabah di Wilayah 3T

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29

Konbes–Munas NU Ploso Diwarnai Aksi Intimidasi dan Motif Kepentingan Pribadi

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:28

Prabowo Dianugerahi Lencana Emas Adi Bakti Tani-Nelayan Maha Utama

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:24

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Bupati Muara Enim Edison

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:18

Selengkapnya