Berita

Trump dan Turnbull/BBC

Dunia

Guyonan PM Australia Soal Trump

KAMIS, 15 JUNI 2017 | 14:44 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull membuat guyonan soal Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Dalam sebuah rekaman yang bocor di media, Turnbull berbicara di sebuah acara untuk media Australia di Parliament House pada Rabu malam (14/6).

Acara ini biasanya tidak dilaporkan, namun editor politik di saluran nine Network Australia mengatakan bahwa dia memilih untuk melanggar protokol dan membuatnya menjandi konsumsi publik.


Dalam rekaman yang bocor, Turnbull melakukan membuat guyonan untuk para tamu di Mid Winter Ball.

Mengadopsi tingkah laku Trump, dia mengatakan bahwa pertemuan mereka berlangsung indah.

"Itu adalah acara yang paling indah yang pernah saya lakukan," ujarnya.

"Donald dan saya, kami menang dan menang dalam poling. Kami menang banyak, kami menang, kami menang seperti yang belum pernah kami alami sebelumnya," sambungnya.

Ia juga berguyon dan mengatakan bahwa pemungutan suara sangat mudah untuk dimenangkan

"Saya memiliki orang Rusia ini ..." tambahnya dengan nada bergurau seperti dimuat BBC.

Trump dan Turnbull baru saja memperbaiki hubungan AS-Australia baru-baru ini.

Bulan lalu kedua pemimpin tersebut bertemu di New York, setelah itu Trump menggambarkan hubungan mereka sebagai "fantastis".

Australia adalah salah satu sekutu terdekat AS. Pasukan dari kedua negara telah berjuang bersama dalam semua konflik besar baru-baru ini termasuk Irak dan Afghanistan. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya