Berita

Politik

JK: Solusi Terakhir RUU Pemilu Adalah Voting

RABU, 14 JUNI 2017 | 04:13 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah berniat untuk menghambat penyelesaian RUU Penyelenggaraan Pemilu yang saat ini digodok di DPR.

Menurutnya, alotnya pembahasan karena ada perbedaan sikap di antara fraksi dan juga pemerintah sangat mencolok mengenai lima isu penting RUU Pemilu.

Kendati demikian, JK sapaan akrab politisi Partai Golkar itu meyakini RUU Pemilu tetap selesai tepat waktu.


"Kita tunggu saja. Tidak mungkin deadlock. Mesti ada solusi kan. Solusi terakhir adalah voting," kata JK, Selasa.

Ditanyai lebih lanjut terkait sikap Pemerintah terhadap presidential treshiold, JK mengaku belum mengetahui perkembangan terkini.

"Dulu kan (presidential treshold) 20 persen, tidak ada-apa," ucapnya.

Selasa kemarin (13/6), rapat Pansus RUU Pemilu DPR tidak menghasilkan apa-apa karena perwakilan pemerintah tidak datang rapat. Rencananya, rapat akan digelar hari ini.

Awalnya, revisi ini ditargetkan selesai April. Karena belum selesai, pembahasan revisi itu diundur ke Mei. Namun, hingga saat ini, pembahasan belum juga selesai.

Ada lima isu penting yang masih tersisa dalam revisi UU Pemilu. Lima isu tersebut adalah sistem pemilu (tertutup atau terbuka), parliament threshold (ambang batas parpol masuk parlemen), presiden threshold (ambang batas suara untuk mencalonkan presiden), alokasi kursi per daerah pemilihan, dan metode konversi suara. [rus]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Prabowo Perkuat Iklim Investasi Lewat IIFC

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:16

Jaksa Terbebani Pembuktian Ijazah Jokowi Asli

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:07

Kelahiran, Kejayaan, dan Runtuhnya Kekaisaran Romawi

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:40

Puluhan Ribu Warga Maroko Kabur ke Spanyol dengan Berenang

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:23

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Memetakan Lagu Tilawah Al-Qur’an

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:31

Jokowi ke kader PSI NTT: Kalau Butuh Bantuan Boleh ke Solo

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:21

Relawan Slamet Ariyadi Kawal PAN Menuju Tiga Besar 2029

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:06

Pembentukan IIFC Bisa Dongkrak Posisi RI di Panggung Ekonomi Global

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:40

Kompetensi Guru Naik 700 Persen

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:20

Selengkapnya