Berita

Kamp di Irak/The Guardian

Global

Ratusan Pengungsi Irak Keracunan Saat Buka Puasa

SELASA, 13 JUNI 2017 | 19:09 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Setidaknya dua orang telah tewas dan ratusan lainnya menjalani perawatan setelah mengalami keracunan makanan massal di sebuah kamp untuk orang-orang terlantar di dekat kota Mosul, Irak.

"Ada 752 kasus keracunan makanan dan dua kematian, seorang wanita dan seorang anak," kata juru bicara Kementerian Kesehatan Irak Seif al-Badr.

Keracunan massal itu terjadi pada Senin malam (12/6) saat para pengungsi tengah iftar atau berbuka puasa.


Makanan yang mereka konsumsi itu disediakan oleh sebuah organisasi non-pemerintah, terdiri dari nasi, saus kacang, daging, yoghurt dan air, menurut Raad al-Dahlaki, yang memimpin komite imigrasi dan perpindahan parlemen Irak dan yang mengunjungi kamp tersebut semalam.

Keracunan terjadi di kamp Hasansham U2, terletak sekitar 20km timur Mosul.

Kamp ini menampung lebih dari 6.000 orang yang melarikan diri dari rumah mereka setelah serangan Irak yang didukung AS diluncurkan untuk mengusir ISIS dari Mosul Oktober lalu.

"Kami menunggu penyelidikan polisi untuk memahami dengan jelas rangkaian kejadian dan untuk menarik pelajaran dari kejadian tragis ini yang akan memungkinkan lembaga untuk memperkuat protokol kesehatan masyarakat untuk mencegah situasi semacam itu di masa depan," katanya seperti dimuat The Guardian. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya