Berita

Tsai Ing-wen dan Juan Carlos Varela/BBC

Global

Demi Kerjasama Dengan China, Panama Putus Hubungan Diplomatik Dengan Taiwan

SELASA, 13 JUNI 2017 | 13:55 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Panama mengambil langkah mengejutkan dengan memutus hubungan diplomatik dengan Taiwan demi menjalin hubungan dengan China.

Pemerintah Panama awal pekan ini mengeluarkan pernyataanyang mengakui bahwa hanya ada satu China dan menganggap Taiwan sebagai bagian dari China.

Presiden Panama Juan Carlos Varela mengatakan dalam sebuah pidato di televisi bahwa dia yakin bahwa ini adalah jalan yang benar untuk negaranya,


Dikabarkan BBC, langkah itu mengejutkan Taiwan, mengingat Panama telah memiliki hubungan diplomatik yang panjang dengan Taiwan.

Kementerian luar negeri Taiwan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka menyatakan kemarahan dan penyesalan atas apa yang mereka sebuat sebagai bentuk diplomatik yang sangat tidak bersahabat.

Taiwan juga menuduh Panama melakukan gertakan dan mengabaikan persahabatan bertahun-tahun antara kedua negara.

Langkah tersebut juga mengejutkan karena Juni tahun lalu pemimpin Taiwan Tsai Ing-wen mengunjungi Panama, dalam perjalanan luar negerinya yang pertama sebagai presiden.

China menganggap Taiwan sebagai provinsi yang memisahkan diri. Beberapa negara mempertahankan hubungan dengan Taipei daripada Beijing, dan Panama adalah yang terbaru untuk beralih.

Pada bulan Desember tahun lalu, negara kepulauan Afrika Sao Tome dan Principe melakukan langkah serupa. Kini hanya 20 negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Taiwan.

Dalam beberapa tahun terakhir, China telah mengintensifkan investasi ekonominya ke negara Amerika Tengah,  umah Terusan Panama yang secara ekonomi penting. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya