Berita

Duterte/Net

Dunia

Ledakan Bom Warnai Hari Kemerdekaan Filipina

SENIN, 12 JUNI 2017 | 18:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ledakan bom mengguncang Marawi City di Filipina selatan pada hari ini (Senin, 12/6) saat Filipina merayakan hari kemerdekaan.

Dikabarkan Reuters, petugas penyelamat, tentara dan pemadam kebakaran menyanyikan lagu kebangsaan dan mendengarkan pidato saat tiga pesawat tempur OV-10 melesat melalui langit yang mendung, membawanya bergantian menjatuhkan bom di daerah di mana pejuang masih bersembunyi.

"Kepada saudara Muslim kita di sana, kami ingin mengatakan kepada mereka untuk menghentikan pertarungan tanpa arti karena kami semua adalah Muslim," kata Wakil Gubernur Provinsi Mamintal Adiong Jr mengatakan pada pertemuan tersebut.


Upacara bendera biasanya dilakukan dua kali seminggu, tapi ini adalah yang pertama di kota tersebut dikepung gerilyawan.

Hampir seluruh penduduk sekitar 200.000 orang melarikan diri dari kota tepi danau di pulau Mindanao, Filipina bagian selatan, namun di luar pos pemeriksaan yang dipagari, masih ada sekitar 500-1.000 warga sipil yang terjebak atau disandera.

Perampasan Marawi oleh pejuang yang bersekutu dengan ISIS termasuk beberapa dari Timur Tengah, telah mengkhawatirkan negara-negara Asia Tenggara yang takut pada kelompok ultra-radikal yang sedang berusaha mendirikan benteng pertahanan di Mindanao yang dapat Mengancam wilayah mereka.

Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan pada hari Minggu bahwa dia tidak memperkirakan pertarungan Marawi akan seserius hal itu terjadi. Ia menambahkan bahwa sekarang bahkan pimpinan ISIS Baghdadi telah secara khusus memerintahkan kegiatan-kegiatan terorisme di Filipina. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya