Berita

Pemukiman Israel/CNA

Dunia

Israel Rencanakan Pemukiman Terbesar Sejak 1992

SENIN, 12 JUNI 2017 | 18:27 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sejauh ini Israel telah mencapai jumlah tertinggi proyek permukiman sejak 1992.

Begitu keterangan dari Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman akhir pekan kemarin.

Lieberman mengatakan kepada wartawan dan menteri pada awal sebuah pertemuan kabinet bahwa, sejauh tahun ini, rencana telah diajukan untuk 8.345 rumah di Tepi Barat yang diduduki, termasuk 3.066 yang dijadwalkan untuk pembangunan segera.


Proyek penyelesaian melewati daftar tahap perencanaan sebelum persetujuan akhir.

"Sepanjang tahun sampai Maret 2017, kami membongkar 45 sel, sementara dalam dua setengah bulan terakhir saja kami telah membongkar lebih dari 25 sel teroris," jelasnya.

"Angka untuk semester pertama 2017 adalah yang tertinggi sejak 1992," kata Lieberman seperti dimuat CNA.

Angka tersebut serupa dengan yang diterbitkan oleh pengawas permukiman Peace Now pekan lalu.

Dengan menghitung rencana dan tender, Peace Now mengatakan 7.721 unit telah maju tahun ini, hampir tiga kali lipat dari jumlah keseluruhan untuk semua 2016, yaitu sebesar 2.699. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya