Berita

Iran/Net

Global

Iran Lacak Dan Bunuh Jaringan Militan Pasca Serangan Ganda

SENIN, 12 JUNI 2017 | 18:14 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Otoritas keamanan Iran telah melacak dan membunuh sejumlah tersangka militan, termasuk dugaan dalang di balik serangan ganda yang terjadi di Teheran pekan lalu.

Puluhan tersangka telah ditangkap sejak serangan pada hari Rabu (7/7) menewaskan 17 orang dalam serangan pertama di Iran untuk diklaim oleh kelompok militan ISIS.

Kepala polisi setempat menyebut bahwai pada akhir Minggu, polisi menewaskan empat tersangka IS di provinsi selatan Hormozgan.


"Dua dari penjahat yang dibunuh adalah warga negara asing sementara identitas anggota lainnya sedang diselidiki," kata kepala polisi Azizollah Maleki mengatakan.

Sabtu malam lalu, Menteri Intelijen Mahmoud Alavi mengatakan bahwa dalang dugaan di balik serangan telah dilacak dan dibunuh di luar negeri.

"Dalang yang mengendalikan tim yang telah melarikan diri ke luar negeri membayar harga untuk kejahatannya, dengan kerja sama badan intelijen dari negara-negara sekutu," kata Alavi kepada televisi pemerintah, tanpa memberikan rincian lebih lanjut seperti dimuat Channel News Asia.

Sedikitnya 41 tersangka ISIS telah ditangkap sejak serangan tersebut, menurut Alavi, yang mengatakan bahwa Iran telah membongkar tersangka sel jihad dengan frekuensi yang meningkat dalam beberapa bulan terakhir. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya