Berita

Qatar/Net

Dunia

Tak Ingin Memperkeruh Situasi, Qatar Tak Usir WN Negara-negara Teluk

SENIN, 12 JUNI 2017 | 17:17 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Di tengah ketegangan diplomatik yang tengah terjadi, Qatar memilih untuk tidak memperkeruh suasana dengan mengumumkan bahwa warga yang datang dari negara-negara Teluk akan tetap dipersilakan untuk tinggal di Qatar.

Pengumuman itu dibuat akhir pekan kemarin, sepekan setelah Arab Saudi dan beberapa sekutunya memutuskan hubungan dengan Qatar dalam krisis diplomatik Teluk yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Dikabarkan Reuters, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan lainnya menuduh Qatar mendukung kelompok ekstremis, sebuah pernyataan sejak didukung oleh Presiden AS Donald Trump.


Qatar tegas menolak tuduhan tersebut dan mengatakan bahwa pihaknya terbuka untuk pembicaraan mengenai penghentian perselisihan tersebut.

Media pemerintah Qatar mengabarkan bahwa Doha tidak mengambil tindakan apapun terhadap penduduk Qatar yang memiliki kewarganegaraan negara-negara yang memutuskan hubungan diplomatik.

Pengumuman ini menjadi semacam angin segar bagi lebih dari 11.000 orang dari Arab Saudi, UEA dan Bahrain yang tinggal di Qatar. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya