Berita

Ahmad Doli Kurnia/Net

Politik

Pengajuan Dana Rp 3,1 M, Bikin Tambah Dongkol Sama Pansus KPK

SENIN, 12 JUNI 2017 | 13:06 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Polemik terbentuknya Panitia Khusus (Pansus) Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang masih belum reda di benak publik, kini kian bertambah dengan polemik anggaran Rp 3,1 miliar yang diajukan pansus tersebut.

Koordinator Generasi Muda Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menyebut bahwa pengajuan dana itu hanya menambah tingkat kedongkolan rakyat pada Pansus Angket KPK

"Itu menambah deret 'kedongkolan' masyarakat," tegasnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi sesaat lalu, Senin (12/6).


Dijabarkan Doli bahwa jika dilihat dari struktur pimpinan dan anggota Pansus Hak Angket KPK, maka akan semakin meyakinkan bahwa Pansus tersebut terindikasi kuat dipaksa untuk melindungi Ketua DPR Setya Novanto dan orang-orang yang telah disebut terlibat dalam kasus mega skandal korupsi e-KTP.

Ketua umum Partai Golkar itu, sambungnya, telah berhasil membuat "self defence mechanism" dengan menarik institusi DPR untuk berhadap-hadapan dengan KPK.

"Parahnya lagi, untuk melawan KPK yang memberantas korupsi uang rakyat itu, digunakan pula uang rakyat sebesar Rp 3,1 miliar," sesalnya.

Jika dicermati dari langkah dan gebrakan pertama yang menyerang dan memojokkan KPK, lanjut Doli, bukan tidak mungkin pansus ini dapat mengarah kepada pelemahan KPK.

"Sekarang kita sudah menyaksikan sebuah fakta adanya 'pertarungan kelas berat antara DPR dan KPK'," kata Doli.

"Kita akan lihat nanti akhir dari pertarungan itu, apakah hukum dan praktik korupsi akan kalah oleh kekuatan politik? Kita juga akan menunggu apakah DPR sungguh-sungguh bekerja untuk rakyat yg menginginkan pemberantasan korupsi atau untuk diri mereka sendiri?" tutupnya. [ian]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Prabowo Joget Tabola Bale Bersama Warga Miangas

Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:08

Pengamat Nilai Kritik Amien Rais ke Seskab Teddy Masuk Ranah Privat

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:55

Perempuan Bangsa Dampingi Santriwati Korban Kekerasan Seksual di Pati

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:11

Prabowo Dorong Dialog ASEAN Hadapi Krisis Myanmar dan Konflik Perbatasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:00

ASEAN Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi Hadapi Krisis Global

Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:35

Konflik AS-Iran Mendorong Harga Pangan Global ke Level Tertinggi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:17

Lisa BLACKPINK Dipastikan Tampil di Opening Piala Dunia 2026

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:56

Survei NRI: Kepuasan Publik terhadap Prabowo-Gibran Tembus 80 Persen

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:45

Waspada Hantavirus dari Tikus, Ini Cara Mencegah Penyebarannya

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:33

Brimob Diterjunkan Saat Penggerebekan Judi Online Internasional di Jakbar

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:22

Selengkapnya