Berita

Pasukan Filipina bersiaga/Net

Dunia

Lagi, 13 Tentara Filipina Tewas Dalam Bentrok Di Marawi

SABTU, 10 JUNI 2017 | 19:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebanyak 13 tentara Filipina tewas dalam pertempuran senjata terbaru dengan gerilyawan yang berafiliasi dengan ISIS di selatan Filipina.

Menurut keterangan Letnan Kolonel Jo-ar Herrera (Sabtu, 10/6), militer telah memverifikasi jumlah tentara yang terluka dalam pertempuran senjata gencatan senjata hari Jumat kemarin.

"Kami sedih dengan hasilnya. Kami memiliki korban jiwa di pihak pemerintah. Telah menewaskan 13 orang dalam aksi," kata Herrera dalam sebuah konferensi pers di Marawi seperti dimuat AFP.


Korban baru tersebut menyebabkan 58 tentara pemerintah tewas dalam pertempuran tersebut selama beberapa pekan terakhir.

Pasukan Filipina sedang berjuang untuk mengusir ratusan militan, yang mengamuk melalui kota Marawi pada tanggal 23 Mei menerbangkan bendera hitam kelompok teror Daesh, dan telah menggunakan terowongan bom, senjata anti-tank dan perisai manusia untuk memperkuat posisinya.

Sedikitnya 138 militan dan 20 warga sipil juga tewas.

Militan sejauh ini bertahan lebih dari dua minggu serangan udara dan darat oleh pasukan keamanan, meskipun militer mengatakan bahwa mereka hanya menempati sekitar 10 persen dari kota tersebut. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya