Berita

Tentara Filipina berjaga/Reuters

Dunia

Militer AS Bantu Filipina Lawan Gerilyawan, Tapi Tak Ikut Berperang

SABTU, 10 JUNI 2017 | 17:25 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pasukan khusus Amerika Serikat bergabung dalam pertempuran untuk menghancurkan gerilyawan yang bersembunyi di sebuah kota di selatan Filipina akhir pekan ini.

Militer Filipina mengatakan Amerika Serikat memberikan bantuan teknis untuk mengakhiri pengepungan Kota Marawi oleh pejuang yang bersekutu dengan ISIS di mana kini telah memasuki pekan ketiga.

"Mereka tidak berperang, mereka hanya memberikan dukungan teknis," kata juru bicara militer Letnan Kolonel Jo-Ar Herrera mengatakan dalam sebuah konferensi pers di Kota Marawi seperti dimuat Reuters.


Kedutaan besar AS mengkonfirmasikan bahwa pihaknya telah menawarkan dukungan, atas permintaan pemerintah Filipina, namun tidak memberikan rincian apapun.

Sebuah pesawat pengintai Orion P3 A.S. terlihat terbang di atas kota pada hari Jumat.

Kerja sama antara sekutu lama sangat penting karena Presiden Rodrigo Duterte, yang berkuasa setahun yang lalu, telah mengambil sikap bermusuhan terhadap Washington dan telah bersumpah untuk mengeluarkan pelatih militer AS dan penasihatnya dari negaranya.

Perebutan Marawi City pada tanggal 23 Mei telah mengkhawatirkan negara-negara Asia Tenggara yang khawatir bahwa ISIS menghadapi kemunduran di Suriah dan Irak,  membangun sebuah benteng di pulau Mindanao Filipina yang dapat mengancam seluruh wilayah.

Sekitar 40 orang asing telah bertempur bersama militan Filipina di Kota Marawi, kebanyakan dari Indonesia dan Malaysia, meskipun beberapa berasal dari Timur Tengah.

Militer Filipina mengalami kerugian terbesar satu hari pada hari Jumat sejak 10 tentara tewas dalam insiden persahabatan pada 1 Juni. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya