Berita

Erdogan dan Emir Qatar/Press TV

Global

Erdogan Pastikan Turki Tak Tinggalkan Qatar Di Tengah Krisis

SABTU, 10 JUNI 2017 | 16:01 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa negaranya akan terus mendukung Qatar di tengah krisis diplomatik yang tengah terjadi saat ini.

"Kami tidak akan meninggalkan saudara Qatar kami," tegas Erdogan akhir pekan ini seperti dimuat Press TV.

Erdogan juga menolak sebuah "daftar hitam" yang dibuat oleh negara-negara Arab yang menentang Qatar dan menargetkan beberapa organisasi yang didukung Qatar sebagai sponsor terorisme.


"Tidak ada hal seperti itu. Saya tahu yayasan itu, "kata Erdogan.

Ia pun menggarisbawahi bahwa Turki akan terus memberikan segala macam dukungan kepada Qatar.

Turki pada awalnya bersikap netral dalam perselisihan yang melibatkan Qatar namun segera menjadi lebih tegas dalam mendukung Doha.

Pada hari Rabu, parlemen Turki meratifikasi sebuah undang-undang untuk mengizinkan penggelaran pasukan Turki ke markas Turki di Qatar dalam apa yang telah ditafsirkan sebagai tanda dukungan bagi Doha. Erdogan kemudian menyetujui rancangan undang-undang tersebut, mengubahnya menjadi undang-undang.

Pada hari Senin, Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Maladewa, dan Mesir memutuskan hubungan dengan Qatar, menuduh Doha mendukung terorisme. Mereka juga menangguhkan semua lalu lintas darat, udara, dan laut dengan Qatar, mengusir para diplomatnya, dan memerintahkan warga Qatar untuk meninggalkan negara masing-masing. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya