Berita

Ignacio Echeverría/BBC

Global

Tewas Dalam Serangan London, Pemain Skateboard Spanyol Dianugerahi Penghargaan Kehormatan

SABTU, 10 JUNI 2017 | 14:25 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemain skateboard Spanyol Ignacio Echeverría, yang meninggal akibat serangan teror di London, dianugerahi penghargaan tertinggi dari Spanyol.

Pemerintah Spanyol menganggap bahwa ia ayak menerima Grand Cross of Order of Civil Merit atas keberaniannya.

Echeverría dilaporkan mencoba melawan para teroris dengan skateboardnya untuk menyelamatkan wanita yang ditikam.


Namun kemudian ia menjadi salah satu dari delapan korban serangan di daerah Jembatan London.

Awal pekan ini, Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy memuji tindakan heroik dan teladannya dan merekomendasikan agar dia menerima penghargaan tersebut.

Pujian juga dilontarkan pihak Kementerian Luar Negeri di Madrid.

"Keberaniannya untuk membela orang yang tidak berdaya adalah pengingat akan kebutuhan untuk tetap bersatu dalam menghadapi bencana terorisme," kata Kemenlu Spanyol dalam keterangannya.

Pada Sabtu malam, Echeverría, melewati Pasar Borough setelah bermain skateboard malam bersama teman-temannya di dekatnya.

Guillermo Sánchez, seorang teman yang menemaninya saat itu, mengatakan pada surat kabar El País bahwa mereka sedang dalam perjalanan untuk makan malam saat mereka melihat seorang pria di jalan dan mengira mereka telah mengalami perkelahian yang mabuk.

Mereka kemudian melihat seorang perwira polisi jatuh ke tanah dan seorang wanita diserang.

"Saya memusatkan perhatian padanya dan kemudian, tiba-tiba, saya melihat Ignacio ada di sana, mulai memukul (penyerang) dengan skateboardnya," Sánchez mengatakan kepada surat kabar tersebut.

Tak lama kemudian, Echeverría diserang dan dia terlihat terakhir terbaring di tanah. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya