Berita

Tim sepakbola Australia (tengah) saling merangkul untuk mengheningkan cipta sedangkan pemain dari Arab Saud sudah siap di posisi lapangan/Reuters

Dunia

Pemain Tak Ikut Heningkan Cipta, Pemimpin Sepakbola Saudi Minta Maaf

JUMAT, 09 JUNI 2017 | 16:32 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

RMOL. Kepala sepakbola Arab Saudi meminta maaf setelah tim nasional mereka memilih untuk tidak mengambil bagian untuk mengheningkan cipta selama satu menit bagi para korban serangan Jembatan London.

Mengheningkan cipta itu digelar sebelum pertandingan kualifikasi Piala Dunia yang digelar pada hari Kamis (9/6) di Adelaide Oval.

Para pemain sepakbola dari Australia saling menggandeng tangan sebelum pertandingan sambil mengheningkan cipta sebelum pertandingan kualifikasi.


Sementara itu pemain dari Saudi tidak ikut bergabung dan justru mengambil posisi di lapangan.

Menanggapi hal tersebut, salah satu anggota parlemen Australia menyebutnya "memalukan".

Sementara itu pejabat sepak bola mengatakan bahwa mereka telah diberi tahu sebelumnya bahwa tradisi tersebut tidak sesuai dengan budaya Saudi.

Federasi Sepak Bola Arab Saudi mengajukan permintaan maaf tanpa syarat pada hari Jumat atas hal tersebut.

"Para pemain tidak bermaksud tidak menghormati kenangan para korban atau menyebabkan keluarga mereka marah, teman atau individu yang terpengaruh oleh kekejaman," katanya dalam sebuah pernyataan.

"Federasi Sepak Bola Arab Saudi mengecam semua tindakan terorisme dan ekstremisme dan menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga semua korban dan pemerintah dan rakyat Inggris Raya," tambah pernyataan tersebut seperti dimuat BBC. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya