PBB telah menerima laporan bahwa 231 warga sipil Irak telah terbunuh oleh kelompok militan ISIS saat mencoba melarikan diri dari Mosul selama dua minggu terakhir.
Sedikitnya 204 orang diyakini telah ditembak mati oleh gerilyawan saat terjadi bentrokan dengan pasukan keamanan Irak di distrik Shifa pada Kamis dan Sabtu pekan lalu.
Seperti dimuat BBC, ada juga laporan antara 50 sampai 80 warga sipil yang tewas dalam serangan udara di wilayah Zanjili pada tanggal 31 Mei.
Pada tanggal 26 Mei, militan dilaporkan menembaki warga sipil yang berusaha melarikan diri dari Shifa, menewaskan 27 orang, termasuk 14 wanita dan lima anak.
Sebanyak 163 warga sipil lainnya ditembak mati di samping sebuah pabrik Pepsi di distrik yang sama Kamis lalu. Mayat mereka dilaporkan ditinggalkan di jalanan berhari-hari.
Kantor Hak Asasi Manusia PBB mengatakan bahwa mereka telah mendokumentasikan bagaimana ISISmenggunakan warga sipil sebagai perisai manusia dan pembantaian mereka yang mencoba melarikan diri sejak dimulainya operasi tersebut.
Namun laporan terakhir mengindikasikan peningkatan yang signifikan dalam pembunuhan tersebut.
[mel]