Berita

Qatar/Net

Global

Simpatisan Qatar Di UEA Bisa Dibui 15 Tahun

KAMIS, 08 JUNI 2017 | 17:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Uni Emirat Arab telah memperingatkan bahwa setiap orang yang menyatakan simpati kepada Qatar dapat menghadapi hukuman hingga 15 tahun penjara.

Pengumuman tersebut dibuat di tengah krisis regional yang semakin meningkat.

"Tindakan ketat dan tegas akan diambil terhadap siapa saja yang menunjukkan simpati atau bias apapun terhadap Qatar, atau terhadap siapapun yang keberatan dengan posisi Uni Emirat Arab, apakah melalui sarana media sosial, atau jenis tulisan apa pun, bentuk visual atau verbal," kata Jaksa Agung UEA Hamad Saif al-Shamsi seperti dikutip oleh Gulf News.


Secara terpisah, Menteri Luar Negeri UEA Anwar Gargash membantah bahwa negara-negara Teluk Arab mencari perubahan rezim dan menuduh Qatar sebagai pejuang utama ekstremisme dan terorisme di wilayah tersebut.

Beberapa negara termasuk UEA, Arab Saudi dan Mesir memotong hubungan perjalanan dan diplomatik dengan Qatar pada awal pekan ini.

Turki, sementara itu, telah menyetujui sebuah undang-undang yang mengizinkan lebih banyak tentara untuk ditempatkan di Qatar. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya