Berita

Theresa May/BBC

Dunia

PM Inggris: UU HAM Perlu Diubah Demi Perangi Teror

RABU, 07 JUNI 2017 | 15:11 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perdana Menteri Inggris Theresa May mengatakan bahwa dia akan mengubah undang-undang hak asasi manusia jika dirasa menghalangi penanganan tersangka teror.

May mengatakan bahwa ia akan membantu membatasi kebebasan dan gerakandari mereka yang menjadi ancaman dan mendeportasi tersangka asing.

Inggris juga dapat mencari jalan keluar dari Konvensi Eropa tentang Hak Asasi Manusia, yang telah dipatuhi sejak tahun 1953.


May mengatakan bahwa cukup serangan di Inggris dan beberapa hal perlu diubah dalam pertarungan teror.

"Maksud saya, membuat lebih mudah bagi pihak berwenang untuk mendeportasi tersangka teroris asing ke negara mereka sendiri," kata May.

"Dan maksud saya berbuat lebih banyak untuk membatasi kebebasan dan pergerakan tersangka teroris saat kita memiliki cukup bukti untuk mengetahui bahwa mereka adalah ancaman, namun tidak cukup bukti untuk mengadili mereka secara penuh di pengadilan," sambungnya.

"Dan jika undang-undang hak asasi manusia menghalangi cara melakukannya, kami akan mengubah undang-undang tersebut sehingga kami dapat melakukannya," tegas May seperti dimuat BBC.

Menanggapi hal tersebut, pemimpin buruh Jeremy Corbyn mengatakan Inggris tidak akan mengalahkan terorisme dengan merobek hak-hak dasar. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya