Berita

Foto: Net

Pertahanan

Kapolri Jamin WNI Yang Dipulangkan Dari Marawi Bukan Teroris

SENIN, 05 JUNI 2017 | 17:07 WIB | LAPORAN:

Sebanyak 16 warga negara Indonesia (WNI) yang dipulangkan dari Marawi, Filipina, bukan anggota teroris dan tidak terlibat kekerasan yang terjadi di sana.

Penegasan itu dilontarkan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian. Ia mengatakan, 16 WNI tersebut murni jamaah tabligh yang tengah berdakwah secara damai.

"Gerakan ini tidak melakukan kekerasan. Sudah diminta keterangan oleh Densus 88. Umumnya mereka adalah Jamaah Tabligh," kata Tito, di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Senin (5/6).  


Menurut Tito, gerakan dakwah jamaah tabligh juga mengirimkan para pendakwah ke negara-negara lain.

Dalam konteks 16 WNI di daerah konflik Marawi, mereka hanya terperangkap dan tidak bisa kembali ke Indonesia.

"Mereka murni melaksanakan kegiatan keagamaan. Mereka terperangkap di sana (Marawi) kemudian diselamatkan dan sudah dibawa ke Indonesia," ujar mantan Kepala Densus 88 Anti Teror tersebut.

Berdasarkan catatan Densus 88 Anti Teror, ada 38 WNI yang berstatus Foreign Terrorist Fighter (FTF) di kelompok Maute, teroris Filipina yang berafiliasi dengan ISIS. Tapi, 16 WNI yang telah diamankan dan dipulangkan tidak masuk di dalamnya.

"Mereka bukan bagian dari kelompok FTF Maute. Hasil pemeriksaan tim Densus, ada 38 orang di sana yang  bergabung dengan kelompok Maute. Empat orang dinyatakan tewas," demikian Tito. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya