Berita

Tiket ke Surga

SENIN, 05 JUNI 2017 | 15:18 WIB | OLEH: MUHAMMAD SULTON FATONI

TARAWEH usai. Kiai Daman rebahan di atas sajadahnya. Sedangkan para santri bergegas menuju teras masjid untuk menyelenggarakan darusan. Namun tak lama kemudian seorang santri tergopoh-gopoh mendekati sang kiai.

"Maaf kiai, ada seorang perempuan yang memaksa ingin bertemu. Padahal sudah saya sampaikan bahwa panjenengan sedang istirahat karena dinihari nanti mengajar," kata santri santun. Kiai Daman menoleh sebentar. Ia pun beranjak dari sajadahnya dan menuju kediamannya yang tidak jauh dari masjid.
 
"Siapa Anda?" Tanya Kiai Daman didampingi isterinya.
"Saya Sofia, Kiai. Saya berasal dari kampung sebelah, Batulicin." Jawab sang tamu. Kiai Daman tampak manggut-manggut. Isteri Kiai Daman menepuk lembut tangan suaminya lalu menjelaskan maksud kedatangan Sofia.

"Saya Sofia, Kiai. Saya berasal dari kampung sebelah, Batulicin." Jawab sang tamu. Kiai Daman tampak manggut-manggut. Isteri Kiai Daman menepuk lembut tangan suaminya lalu menjelaskan maksud kedatangan Sofia.
"Oh, kamu mimpi, mimpi apa? Mungkin saya bisa menafsirkan mimpimu," ujar Kiai Daman.
 
"Begini, Kiai. Suatu malam saya bermimpi seakan-akan telah dimasukkan ke dalam surga. Suasana surga tidak seperti biasanya. Ia dihiasi dengan hiasan-hiasan yang sangat indah. Ketika saya sampai di pintu surga, saya dapati penghuni surga dalam keadaan berdiri di pintu-pintu surganya masing-masing. Ada apakah dengan penduduk surga? Saya bertanya ke seseorang yang ada di sebelah saya. Dia menjawab bahwa mereka berada di pintu-pintu surga sedang menanti seorang wanita.  Karena penasaran, saya bertanya kembali tentang sosok wanita yang ditunggu itu. Orang itu menjawab, wanita yang sedang ditunggu itu seorang karyawan dari Batulicin, namanya Dona.  Mendengar penuturan orang itu, saya teringat dengan seseorang, yaitu Dona saudara saya sendiri".
 
Kiai Daman tenang mendengarkan cerita tamunya. "Lantas apa yang kamu lihat selanjutnya?"

"Lalu saya pun ikut menunggu kedatangan Dona di sekitar pintu surga. Tidak lama kemudian Dona datang. Ia mengendarai seekor onta indah yang terbang mengitari surga. Merasa mengenalnya, saya memanggil Dona. Ia menoleh namun hanya tersenyum. Saya kembali memanggilnya dengan tatapan penuh kekaguman. Saya pun meminta kepadanya agar Allah mengijinkan saya mengikutinya. Mendengar permintaan saya, Dona menggelengkan kepala sambil mengatakan bahwa saya belum waktunya seperti dia." Sofia menghentikan ceritanya.
 
"Teruskan ceritamu," pinta Kiai Daman. Belum sempat Sofia menjawab, Bu Nyai Daman menimpali, "mimpinya sampai di situ".
 
Kiai Daman tersenyum. Ia nyalakan sebatang rokok dan menghirupnya sekali dua kali, lalu ia matikan. Kopi yang masih panas telah tersedia di meja pun ia seruput.

"Begini…eh, siapa namamu?" Tanya Kiai Daman.
"Sofia, Kiai."
“Oh, ya…begini Sofia. Mimpimu itu mirip dengan mimpi seorang perempuan rajin beribadah, yang diceritakan oleh Imam al-Ghazali dalam kitabnya.” Kata Kiai Daman.
"Saudaramu yang hadir dalam mimpimu itu sudah wafat, kan?" Selidik Kiai Daman.
"Ya, Kiai."
"Nah, ia datang kepadamu di bulan Ramadhan ini. Ingin berpesan kepadamu tentang dua hal, pertama, usahakan hatimu selalu dalam keadaan prihatin. Kedua, dahulukan rasa cintamu kepada Allah, enyahkan hawa nafsu burukmu. Dengan dua hal itu kematian tidak akan membahayakanmu."

"Beruntunglah kau, Sofia, di bulan Ramadhan ini Allah telah menunjukkan kasih sayangnya kepadamu melalui mimpi itu. Sekarang pulanglah dan bersyukurlah kepada Allah dan lakukan dua hal itu," tutur Kiai Daman.

Penulis adalah Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)


Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya