Berita

Global

AS: Militerisasi Laut China Selatan Merongrong Stabilitas Regional

SABTU, 03 JUNI 2017 | 18:04 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Amerika Serikat dipastikan tidak akan pernah menerima militerisasi pulau buatan manusia di Laut China Selatan.

Begitu penegasan dari Menteri Pertahanan James Mattis dalam sebuah konferensi keamanan di Singapura akhir pekan ini.

Ia menilai bahwa langkah China tersebut merongrong stabilitas regional.


"Kita tidak bisa dan tidak akan menerima perubahan koersif unilateral terhadap status quo," tegasnya seperti dimuat BBC.

Presiden Donald Trump dan pejabat senior AS lainnya telah berulang kali menyatakan bahwa mereka akan melindungi kepentingannya di Laut China Selatan, sebuah jalur pengiriman kunci

Klaim teritorial China di Laut China Selatan yang kaya sumber daya diperebutkan oleh beberapa negara.

Pada saat yang sama, Mattis memuji upaya Beijing untuk menahan rudal dan aktivitas nuklir Korea Utara.

Komentarnya muncul tak lama setelah Dewan Keamanan PBB memperluas sanksi yang ditargetkan terhadap Korea Utara dalam menanggapi serangkaian uji coba rudal yang dilakukan tahun ini. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya