Berita

Vladimir Putin/RT

Global

Putin: "Hacker Patriotik" Mungkin Ada Di Balik Serangan Siber

JUMAT, 02 JUNI 2017 | 16:32 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Rusia Vladimir Putin sekali lagi menolak tuduhan bahwa Rusia berada di balik serangan siber yang berpengaruh di Barat.

Tapi dia mengatakan bahwa mungkin secara teoretis ada sekelompok warga Rusia yang telah terlibat dalam kasus peretasan.

"Pada tingkat negara, kami tidak pernah berpartisipasi dalam serangan siber, dan ini adalah hal yang penting," kata Putin dalam sebuah sesi media dengan kepala kantor berita internasional di St. Petersburg seperti dimuat Russia Today.


Pemimpin Rusia, yang pemerintahnya telah dituduh mencampuri pemilihan AS dan Prancis dengan mengumbar data pribadi kandidat, mengatakan bahwa hacker yang berpikiran patriotik bisa jadi berada di balik serangan siber.

"Hacker adalah seniman lepas, mereka bisa terbangun suatu hari dan mulai melukis gambar, lalu membangunkan yang lain, membaca berita internasional, dan jika mereka patriotisme mulai membuat kontribusi mereka sendiri untuk melawan orang-orang yang mengatakan hal buruk tentang Rusia," sambung Putin.

Putin bahkan menggarisbawahi bahwa mungkin ada pihak lain yang sengaja melakukan serangan siber sedemikian rupa sehingga membuatnya terlihat seolah-olah Rusia adalah sumbernya.

"Saya bisa membayangkan sebuah skenario bahwa seseorang melakukan serangkaian serangan sedemikian rupa sehingga tampaknya negara asal mereka adalah Rusia," kata Putin.

"Teknologi modern memungkinkan hal ini dilakukan, dan dilakukan dengan mudah," tegasnya. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya