Berita

Nusantara

Mantan Pangdam Serius Mau "Berperang" Di Pilgub Sumsel

JUMAT, 02 JUNI 2017 | 16:22 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Spanduk para tokoh yang berniat meramaikan bursa Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumatera Selatan mulai bermunculan di sudut-sudut Bumi Sriwijaya.

Yang cukup menarik di antara "perang spanduk" itu adalah wajah Mayjen TNI (Purn) Iskandar M. Sahil. Cukup lama terdengar kabar bahwa mantan Panglima Kodam II/ Sriwijaya itu hendak menambah semarak adu kuat para pesohor Sumsel.

Jauh sebelumnya, gambar wajah Bupati Lahat, H. Aswari, lebih dulu meramaikan jalan-jalan utama wilayah Sumsel, termasuk di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Pun demikian dengan Ishak Mekki (Wagub sekarang), Syahrial Oesman, Herman Deru hingga Susno Duaji.


Dari pantauan RMOL Sumsel, wajah Iskandar M. Sahil baru-baru ini saja mudah ditemui di sejumlah titik jalan lintas Sumatera (Jalinsum) wilayah kota Baturaja. Misalnya, di simpang Unbara dan kawasan simpang Rm SS di Kemelak.

Dalam baliho, wajahnya tampak sejuk mengenakan peci hitam dan baju koko putih melekat di tubuhnya. Tak ketinggalan foto dirinya mengenakan seragam militer ketika masih aktif.

Di bagian atas baliho tertulis "Mari Wujudkan Sumsel Aman, Nyaman, Sejahtera.!!! Mayjen TNI (Purn) H Iskandar M. Sahil SE". Ini sedikit banyak menggambarkan betapa kuat keinginan sang jenderal untuk turut "berperang" di medan Pilgub.

Banyak pengamat menilai bahwa gencarnya perang spanduk para tokoh yang katanya akan maju di Pilgub Sumsel masih ibarat angin lalu. Ada namun tiada.

Namun yang jelas, seperti disampaikan anggota DPRD OKU, Robi Vitergo, siapapun kandidat yang ingin mencalonkan diri di Pilgub Sumsel pasti orang-orang yang punya kapasitas.

"Tinggal lagi, pasti atau tidak masuk bursa pencalonan, diserahkan pada rakyat dan parpol. Atau lebih jelasnya, kita lihat nanti ketika mendaftar di KPU," demikian Robi. [ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya