Berita

James Comey/Net

Global

Eks Direktur FBI Akan Bersaksi Di Intelijen Senat Pekan Depan

JUMAT, 02 JUNI 2017 | 16:04 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Bekas Direktur FBI James Comey akan memberikan bukti kepada Komite Intelijen Senat AS pada tanggal 8 Juni sebagai bagian dari penyelidikan terhadap campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden tahun lalu.

Komite juga akan menyelidiki lebih jauh soal apakah tim kampanye Presiden Donald Trump berkolusi dalam hal ini.

BBC
mengabarkan bahwa Comey diprediksi untuk menyampaikan laporan bahwa Trump berusaha membuatnya menjatuhkan penyelidikan FBI ke campur tangan Rusia. Ada spekulasi bahwa presiden dapat meminta hak istimewa eksekutif untuk mencegah Comey bersaksi.


Komite tersebut mengatakan bahwa Comey akan bersaksi dalam sebuah sesi terbuka pada pukul 10:00 waktu setempat.

Ada kemungkinan Comey ditanya tentang percakapan dengan Trump dimana presiden tersebut dilaporkan memintanya untuk melakukan penyelidikan terhadap mantan penasihat keamanan Nasional Gedung Putih Michael Flynn, yang mengundurkan diri saat rincian percakapan teleponnya dengan duta besar Rusia untuk AS muncul ke publik.

Gedung Putih mengejutkan Washington dengan mengumumkan pada tanggal 9 Mei bahwa Comey dipecat dari jabatannya.

Pemerintah Trump mengatakan penanganannya terhadap penyelidikan atas Hillary Clinton adalah alasan pemecatannya.

Namun kritik Trump mengatakan dia dipecat karena FBI sedang menyelidiki dugaan hubungan antara kampanye presiden dan Rusia. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya