Berita

Zoran Zaev (tengah)/BBC

Global

Akhiri Kebuntuan Politik, Makedonia Setujui Pemerintah Baru

KAMIS, 01 JUNI 2017 | 14:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Parlemen Makedonia menyetujui pemerintahan baru yang pada akhirnya mengakhiri kebuntuan politik sejak pemilihan Desember lalu.

Perdana menteri baru tersebut adalah pemimpin Sosial Demokrat Zoran Zaev yang telah membentuk sebuah koalisi dengan partai etnik Albania.

Pemerintah baru dipilih oleh 62 dari 120 anggota parlemen pada Rabu malam (31/5).


Dalam visi misinya, ia ingin mempercepat reformasi ekonomi dan upaya untuk bergabung dengan NATO dan Uni Eropa.

"Tujuan kami adalah keanggotaan UE dan NATO dalam waktu sesingkat mungkin," kata Zaev di hadapan parlemen saat dia menggariskan prioritas pemerintahannya seperti dimuat BBC.

Dia membentuk koalisinya beberapa bulan yang lalu setelah setuju untuk mendukung sebuah undang-undang yang membuat Albania menjadi bahasa resmi kedua di negara tersebut.

Zaev mencoba membentuk sebuah pemerintahan pada bulan Maret namun diblokir oleh Presiden Gjorge Ivanov yang menuduhnya mengancam kedaulatan Makedonia.

Makedonia telah mengalami krisis politik selama dua tahun menyusul skandal penyadapan kawat.

Ribuan orang Macedonia telah turun ke jalan untuk melakukan demonstrasi menentang RUU tersebut.

Etnis Albania membentuk sekitar seperempat populasi Macedonia.

Negara ini mendekati perang sipil pada tahun 2001 setelah pemberontakan Albania. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya