Berita

Humphrey Djemat/net

Hukum

Humphrey Siap Dampingi Wartawan RMOL Korban Kekerasan Karyawan PUPR

KAMIS, 01 JUNI 2017 | 00:36 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Kasus pencekikan dan penghinaan terhadap wartawan Kantor Berita Politik RMOL oleh protokoler Kementerian PUPR disesalkan pengacara senior, Humphrey Djemat.

Dia ingatkan, wartawan dilindungi undang-undang dalam melaksanakan tugasnya. Tindakan mengintimidasi wartawan yang bertugas adalah tindakan melanggar hukum.

Ironisnya, kejadian pelecehan terhadap pribadi dan profesi jurnalis itu dilakukan beberapa karyawan di saat Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, berada di tempat yang sama. Karena itu, menurut dia, Menteri PUPR harus ikut bertanggung jawab


"Saya mengecam tindakan kekerasan dan penghinaan terhadap wartawan yang lagi melakukan tugas jurnalistiknya. Ironisnya itu dilakukan di mana Menteri PUPR berada di tempat yang sama. Menteri juga harus bertanggung jawab," kata Humphrey kepada redaksi, sesaat lalu.

Perlakuan petugas protokoler tersebut, kata Humphrey, perlu diproses secara hukum. Tujuannya agar tidak ada lagi wartawan yang menjadi korban kekerasan, apalagi di saat menjalankan tugas.

"Kantor Gani Djemat and Partnern siap mendampingi korban kekerasan dan penghinaan oleh oknum PUPR jika diminta," tegas Wakil Ketua Umum PPP ini.

Wartawan Kantor Berita Politik RMOL, Bunaiya Fauzi Arubone, dicekik dan dihina petugas protokoler dan beberapa petugas keamanan Kementerian PUPR.

Kejadian berlangsung di Ruang Serbaguna lantai 17, Gedung Utama Kementerian PUPR, setelah adzan magrib (Rabu, 31/5).

Ketika itu Menteri Basuki Hadimuljono hendak membagi-baikan plakat di acara pengukuhan pengurus Badan Kejuruan Teknik Lingkungan Persatuan Insinyur Indonesia periode 2017-2020.

Ketika Bunaiya hendak memfoto menteri, di saat bersamaan seorang petugas protokoler memintanya minggir karena hendak menaruh gelas. Bunaiya yang sedang menjalankan tugas meminta izin untuk mengambil foto lebih dahulu sebelum menyingkir. Tetapi, kata makian yang ia dapat.

"Saya bilang 'sebentar bang belum dapat foto bagus'. Tapi orang protokol PUPR itu bilang 'monyet nih anak'," cerita Bunaiya.

Bunaiya yang tidak terima dihina kemudian menanyakan maksud orang tersebut. Tapi petugas protokoler itu malah mencekik sembari mendorongnya ke luar ruangan.

"'Gue protokoler sini. Lu jangan macam-macam', dia bilang gitu sambil cekik dan dorong saya keluar ruangan," lanjut Bunaiya.

Tak hanya itu, petugas protokoler PUPR itu mengepung Bunaiya bersama pelayan dan petugas keamanan gedung, seolah hendak menangkap penjahat. Ia pun memegang kartu pers milik Bunaiya.

"Bodo amat lu dari Rakyat Merdeka kek. Terus salah satu pelayan membentak saya untuk keluar dari ruangan. Saya juga dituduh wartawan abal-abal," ungkap Bunaiya, yang memegang bukti rekaman suara dari kejadian tersebut.

Bunaiya didampingi pimpinan redaksi Kantor Berita Politik RMOL sudah membuat laporan ke SKPT Polda Metro Jaya, dengan bukti lapor nomor TBL/2647/V/2017/PMJ/Dit. Reskrimum. Terlapornya atas nama Jaka. [ald]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Jadi Tersangka Tanpa Diperiksa, Pakar: Bertentangan dengan Konstitusi

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:18

BPKH Harus Diperkuat demi Jaga Keberlanjutan Keuangan Haji

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:12

Maroko dan Prancis Perkuat Kemitraan, 11 Perjanjian Baru Disepakati

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:02

Halaqah Pra-Muktamar Bahas Arah Kepemimpinan NU di Abad Kedua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:02

Catatan Akhir Pekan Saham MD Entertainment: Terkoreksi, tapi Magnetnya Belum Pudar

Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:00

Cara Nonton Final Piala Dunia 2026, Spanyol Vs Argentina

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:49

Nelayan Pulau Panggang Kesulitan BBM

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:45

China dan RI Perkuat Kerja Sama Ekonomi, Airlangga: KEK Batang Jadi Fokus Investasi

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:30

Sektor Teknologi dan Energi Topang Reli Indeks Kompas100 Sepekan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:14

Enam Titik Penginapan Siap Tampung Ribuan Peserta Muktamar NU

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:01

Selengkapnya