Berita

Salman Abedi/BBC

Global

Pelaku Bom Bunuh Diri Manchester Beli Mayoritas Komponen Bom Sendiri

RABU, 31 MEI 2017 | 19:30 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pelaku bom bunuh diri di Manchester Arena Salman Abedi membeli sebagian besar komponen yang digunakan untuk membuat bom itu seorang diri.

Begitu penegasan dari polisi Inggris pekan ini.

Russ Jackson, kepala unit kontra terorisme Inggris menyebutkan bahwa banyak gerakan dan tindakan pembom dilakukan sendiri dalam empat hari sebelum serangan tersebut.


Tapi polisi belum mengesampingkan apakah dia adalah bagian dari jaringan yang lebih luas.

"Penyelidikan kami menunjukkan bahwa Abedi sendiri yang melakukan sebagian besar pembelian komponen inti (bom) dan yang menjadi jelas adalah bahwa banyak gerakan dan tindakannya telah dilakukan sendiri selama empat hari sejak dia mendarat di negara tersebut dan melakukan serangan mengerikan ini," kata Jackson seperti dimuat BBC.

Ia menambahkan bahwa polisi sangat ingin mengetahui mengapa Abedi terus kembali ke daerah Wilmslow Road di kota tersebut dan ingin menemukan koper biru yang dia gunakan selama perjalanan tersebut.

Petugas telah memeriksa pergerakannya di CCTV dan interaksi lainnya dengan orang-orang dan juga telepon yang dia buat.

Sebanyak 16 orang telah ditangkap sehubungan dengan serangan Senin lalu. Lima telah dibebaskan tanpa sementara 11 masih dalam tahanan

Jackson menambahkan bahwa polisi telah membuat kemajuan besar dalam seminggu sejak serangan tersebut namun akan memakan waktu lama sebelum bisa benar-benar memahami apa yang terjadi. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya