Berita

Tentara Filipina/Reuters

Dunia

Gempur Kelompok Maute, Militer Filipina Kerahkan Pesawat Tempur SF-260

RABU, 31 MEI 2017 | 16:41 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Serangan yang terjadi selama seminggu terakhir atas pemberontak kelompok Maute di kota Marawi Filipina bagian selatan dipicu oleh pencuirian senjata dan amunisi serta pemenggalan pejuang di penjara.

Menurut keterangan juru bicara militer Filipina Restituto Padilla, kelompok garis keras Maute telah terus berjuang melawan senapan dan amunisi yang dicuri dari sebuah kantor polisi, sebuah penjara, dan sebuah kendaraan polisi lapis baja.

"Mereka bisa mendapatkan kendaraan lapis baja polisi," Padilla menambahkan.


"Di dalam, ada persediaan peluru," katanya, menambahkan bahwa amunisi itu termasuk barang curian yang digunakan para pemberontak untuk melawan pasukan yang dituangkan ke daerah tersebut.

Padilla menambahkan bahwa militan yang membebaskan rekan-rekan yang dipenjarakan untuk bergabung dalam pertempuran tersebut, memilih perang perkotaan karena senjata tersedia di kota dan rumah-rumah dan toko-toko menyediakan banyak makanan.

"Ya memang ada rencana yang terlibat," tambahnya seperti dimuat Reuters.

Sebagai bagian operasi, militer Filipina hari ini (Rabu, 31/5) mengerahkan untuk pertama kalinya pesawat tempur SF-260 untuk mendukung serangan helikopter dan tentara darat yang ingin menekan pemberontak ke daerah pusat kota.

Militer sejak awal bersikeras telah mengendalikan situasi, namun lambannya usaha untuk merebut kembali Marawi telah memicu pertanyaan tentang strateginya. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Kadisdik DKI Senang Lihat Kemping Pramuka di SDN 11 Kebon Jeruk

Sabtu, 10 Januari 2026 | 02:03

Roy Suryo Cs Pastikan Menolak Ikuti Jejak Eggi dan Damai

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:47

Polri Tetap di Bawah Presiden Sesuai Amanat Reformasi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:14

Kesadaran Keselamatan Pengguna Jalan Tol Rendah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:04

Eggi dan Damai Temui Jokowi, Kuasa Hukum Roy Suryo Cs: Ada Pejuang Ada Pecundang!

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:34

Debat Gibran-Pandji, Siapa Pemenangnya?

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:19

Prabowo Didorong Turun Tangan terkait Kasus Ketua Koperasi Handep

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:04

Eggi dan Damai Mungkin Takut Dipenjara

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:46

Relasi Buku Sejarah dan Medium Refleksi Kebangsaan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:42

Kadispora Bungkam soal Lahan Negara di Kramat Jati Disulap Jadi Perumahan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:07

Selengkapnya