Berita

Bisnis

Inilah Klarifikasi Manulife Tentang PHK 214 Karyawan Dan Pernyataan Andika Antonius

SELASA, 30 MEI 2017 | 18:44 WIB | LAPORAN:

Pihak manajemen PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (AJMI) membantah adanya pemecatan 214 karyawannya.

"Manulife tidak pernah memberikan pernyataan atau informasi secara resmi mengenai jumlah karyawan yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK)," demikian hak jawab tertulis dari Direktur & Chief Marketing Officer
AJMI, Novita Rumngangun yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, petang ini (Selasa, 30/5).

Hak jawab AJMI tersebut menanggapi pemberitaan RMOL dua pekan lalu, berjudul 'Terkait PHK, Komisi XI Akan Panggil Manulife Dan OJK' (http://ekbis.rmol.co/read/2017/05/19/292050/Terkait-PHK,-Komisi-XI-Akan-Panggil-Manulife-Dan-OJK-)

Hak jawab AJMI tersebut menanggapi pemberitaan RMOL dua pekan lalu, berjudul 'Terkait PHK, Komisi XI Akan Panggil Manulife Dan OJK' (http://ekbis.rmol.co/read/2017/05/19/292050/Terkait-PHK,-Komisi-XI-Akan-Panggil-Manulife-Dan-OJK-)

Novita menegaskan bahwa informasi tersebut tidak akurat. Termasuk, koreksinya atas jabatan terakhir salah satu eks karyawan Manulife, Antonius Andika yang ditulis sebagai Pimpinan Cabang Manulife di kota Medan.

"Bapak Andika Antonius merupakan mantan agen Manulife Indonesia dengan posisi terakhir sebagai branch manager. Penanggung Jawab Kantor Pemasaran Medan saat ini adalah Ibu Emma Gunawan," terang Novita lebih lanjut.

Novita juga menepis bahwa alasan pemberhentian Antonius Andika dikarenakan kritiknya atas kebijakan Manulife terkait strategi pemasaran yang disampaikan oleh Jeffrey Kie (Pejabat Kantor Pusat Manulife/Territory Head).

Menurut Novita, Andika Antonius diberhentikan sesuai dengan hasil investigasi yang dilakukan perusahaan dan bukti - bukti yang ada.

"Beliau (Andika Antonius) telah terbukti melakukan pelanggaran terhadap kode etik keagenan sebagaimana diatur di dalam Pedoman Agen yang dikeluarkan oleh Manulife Indonesia," paparnya.[wid]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya