Berita

Foto: Istimewa

Pertahanan

Komnas HAM Jangan Tunduk Tekanan Ormas Intoleran

SENIN, 29 MEI 2017 | 15:51 WIB | LAPORAN:

Komnas HAM jangan pernah tunduk begitu saja pada tekanan ormas intoleran yang menginginkan pembentukan TGPF dengan tuduhan kriminalisasi ulama.

Begitu dikatakan koordinator Gerakan Mahasiswa Indonesia, Yusuf Aryadi di depan Kantor Komnas HAM, Jalan Latuharhari, Jakarta, Senin (29/5).

Yusuf datang bersama ratusan aktivis Gerakan Mahasiswa Indonesia guna memberikan warning kepada Komnas HAM.


"Biarkan hukum berjalan sesuai prosesnya yang kini ditangani oleh pihak kepolisian. Komnas HAM jangan intervensi kasus hukum yang sedang berjalan," tegas dia.

Komnas HAM, kata dia, juga jangan terjebak pada permainan politik Ormas Intoleran. Komnas HAM jangan sampai dimanfaatkan untuk melawan institusi negara yang memiliki wewenang untuk melakukan proses hukum.

"Komnas HAM akan terjebak dalam skenario adu domba antar institusi negara seperti yang mereka inginkan," tuturnya.

Yusuf menyayangkan jika nantinya Komnas HAM telah disusupi oleh oknum-oknum Komisioner, yang demi kepentingan pribadi dan posisinya serta pencitraan, ikut terbawa arus dengan aspirasi mereka.

"Komnas HAM harus segera memeriksa oknum-oknum komisioner yang menghamba kepada kepentingan Ormas intoleran demi citranya dalam sidang komisi Etik Komnas HAM," sebutnya.

Dia memastikan aksi ini bukti kecintaan mahasiswa terhadap Komnas HAM. Mahasiswa prihatin begitu mendengar Komnas Ham "dipaksa" oleh ormas intoleran untuk menyelesaikan kasus-kasus kriminal yang sekarang ini sedang ditangani kepolisian.

"Dan ironisnya, setelah kedatangan mereka, Komnas HAM menjadi terbelah dan itu nyata terbuka dipublik," demikian Yusuf. [sam]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya