Berita

Julian Assange/Net

Global

Julian Assange Tolak Permintaan Presiden Ekuador Untuk Tak Ikut Campur

SABTU, 27 MEI 2017 | 13:40 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pendiri WikiLeaks, Julian Assange, telah menolak permintaan dari Ekuador untuk menghindari politik di negara Amerika Latin.

Pada Kamis lalu (25/5), Presiden Ekuador Lenin Moreno meminta Assange untuk tidak ikut campur dalam politik Ekuador dan sekutu-sekutunya.

"Statusnya (Assange) tidak memberikannya izin untuk berbicara tentang politik negara manapun, apalagi milik kita," kata Presiden Moreno seperti dimuat Press TV.


Namun sehari setelahnya, Assange membuat kicauan di Twitter yang berisi, "Warga Ekuador dapat yakin bahwa jika WikiLeaks menerima bukti adanya korupsi di Ekuador, maka akan dipublikasikan."

Assange sendiri diketahui telah diberi suaka di Kedutaan Besar Ekuador di London sejak tahun 2012 lalu, tepatnya setelah Swedia mengeluarkan surat penahanan Eropa untuknya atas tuduhan penyerangan seksual.

Ia melarikan diri karena membocorkan rahasia kabel yang berhubungan dengan Washington di WikiLeaks. Bila ia keluar dari Kedutaan Besar Ekuador, maka ia bisa ditangkap dan diekstradisi ke Amerika Serikat untuk dituntut.

Swedia baru-baru ini menjatuhkan penyelidikannya terhadap Assange, yang berpotensi menciptakan kesempatan baginya untuk meninggalkan kedutaan Ekuador.

Namun polisi Inggris, yang memiliki kehadiran 24/7 di sekitar lokasi, mengatakan bahwa mereka masih akan menangkap Assange jika dia keluar karena telah membatalkan kondisinya dengan jaminan dengan tidak menyerahkan dirinya kepada polisi sebelumnya. [mel]


Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya