Berita

Pengamanan sembilan wanita di Cannes/RT

Dunia

Hendak "Pesta Burkini" Di Cannes, Sembilan Wanita Diamankan

SABTU, 27 MEI 2017 | 12:41 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebanyak sembilan wanita diamankan karena mencoba melakukan aksi kampanye burkini di pantai di Cannes pekan ini.

Sebagai informasi, burkini sendiri adalah kependekan dari burqa bikini atau pakaian renang bagi muslim.

Kampanye itu dikeluarkan beberapa hari setelah sebuah dekrit dikeluarkan untuk melarang demonstrasi publik selama festival film kota tersebut.


Para wanita yang diamankan tersebut berencana berenang di laut sebagai bagian dari protes mereka, Mereka diamankan sebelum tiba di pantai. Bereka diamankan di depan hotel Martinez.

Mereka yang diamankan, beberapa di antaranya anak di bawah umur, datang dari Paris dengan kereta api. Mereka dibawa ke kantor polisi dan dilepas sekitar jam 5 sore waktu setempat pada Jumat (26/5).

Mereka dilaporkan menjadi teman jutawan Rachid Nekkaz, seorang pengusaha Aljazair dan aktivis politik yang telah terkenal karena kampanyenya menentang larangan burkini di Riviera Prancis.

Dia telah membayar banyak denda yang dikeluarkan untuk wanita berpakaian burkini yang menolak mematuhi larangan tersebut.

Setelah menghabiskan waktu di kantor polisi, seperti dimuat Russia Today, Nekkaz pergi ke Festival Film Cannes untuk menjelaskan kepada media bahwa dia telah diberi tahu oleh pihak berwenang bahwa dia akan menghadapi denda 7.500 euro dan enam bulan di penjara karena demonstrasi yang tidak sah.

Jutawan tersebut mengumumkan 'pesta burkini' yang dijadwalkan Jumat sebelumnya, mengatakan kepada The Local dan media lainnya bahwa dia akan menemani puluhan wanita mengenakan burkini dengan warna bendera Prancis saat mereka berjalan menyusuri kawasan pejalan kaki kota dan ke pantai. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya