Berita

Pemakaman korban serangan di Mesir/BBC

Dunia

Serangan Balasan, Pasukan Mesir Serbu Kamp Pelatihan Teroris Di Libya

SABTU, 27 MEI 2017 | 07:22 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pasukan Mesir melakukan serangan balasan ke lokasi yang disebut sebagai kamp pelatihan teroris di negara tetangga Libya akhir pekan ini.

Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi menyebut bahwa serangan ini merupakan balasan atas serangan terhadap kelompok Kristen Koptik kemarin (Jumat, 26/5).

Dikabarkan BBC dengan merujuk pada media pemerintah, enam serangan terjadi di kota Derna, Libya.


Sisi mengatakan bahwa ia tidak akan ragu untuk menyerang kamp-kamp teroris di manapun.

Dalam pidato di televisi, Sisi juga mengatakan bahwa ia berjanji untuk melindungi warganya dari kejahatan.

Namun ia tidak secara spesifik memberikan detail soal serangan 'balasan' yang dilakukan pasukan Mesir tersebut.

Sumber-sumber militer mengatakan bahwa militan yang menjadi sasaran di Libya telah terlibat dalam serangan terhadap orang-orang Kristen Koptik  Mesir pada hari sebelumnya.

Meskipun tidak ada kelompok yang segera mengatakan bahwa mereka berada di balik serangan tersebut, namun ISIS dicurigai berada di balik serangan.

Libya sendiri secara efektif dikendalikan oleh sejumlah besar milisi bersenjata yang telah muncul dalam kekacauan tersebut sejak pasukan yang didukung oleh NATO menggulingkan penguasa Muammar Gaddafi pada bulan Oktober 2011.

Namun ISIS juga telah membangun kehadiran di Libya selama kekacauan tersebut.

Diketahui bahwa kemarin, orang-orang bersenjata mencegat dan kemudia menyerang sebuah bus yang membawa jamaah Kristen Koptik di wilayah tengah Mesir.

Serangan tersebut telah menewaskan sedikitnya 28 orang dan melukai 25 lainnya.

Mesir sendiri diketahui telah meluncurkan serangan udara terhadap ISIS di Libya sebelumnya. Pada tahun 2015, militer mengebom beberapa situs, juga dekat dengan Derna, setelah militan merilis sebuah video yang menunjukkan pemenggalan terhadap 21 orang Kristen Mesir. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya