Berita

Global

Otoritas Keamanan Yunani Masih Selidiki Serangan Bom Surat Pada Eks PM

JUMAT, 26 MEI 2017 | 20:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pejabat keamanan Yunani sedang meneliti kurir dan layanan pos setelah sebuah serangan bom surat pada hari Kamis yang menyebabkan mantan perdana menteri Lucas Papademos terluka.

Papademos, yang menjalani operasi setelah menderita luka di kakinya, perut dan dadanya, membuka amplopnya saat dia dibawa pulang ke Athena. Dua pegawai Bank of Greece juga terluka.

Sebuah pernyataan dari kementerian kesehatan Yunani mengatakan bahwa dia dirawat karena luka di paha kanan dan badan bagian atas.


Media nasional pada hari Jumat mengatakan bahwa fokusnya ada pada jejak surat tersebut dan bagaimana hal tersebut sampai di tangannya setelah dikirim ke rumahnya.

Sebelumnya, telah diperkirakan bahwa surat tersebut telah dikirim ke Akademi Athena, yang dipimpin oleh ekonom yang dihormati, yang juga mantan wakil presiden Bank Sentral Eropa.

Menghadapi wartawan setelah mengunjungi Papademos di rumah sakit pada hari Jumat pagi, Antonis Samaras, yang menggantikannya sebagai perdana menteri, mengatakan bahwa, "Surat tersebut tiba di rumahnya setelah menjalani pemeriksaan yang tidak mendeteksi bahan peledak tersebut."

Pakar anti-terorisme khawatir paket-paket semacam itu mungkin telah masuk ke dalam sistem.

"Mereka jelas menjadi jauh lebih baik dalam taktik mereka dan lebih inovatif," kata Mary Bossi, profesor keamanan internasional di Universitas Piraeus seperti dimuat The Guardian. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya